Nias, (Analisa) – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Utara Ir H Riddil Akhir Lubis MSi mengatakan, pemerintah provinsi Sumatera Utara telah mengalokasikan bantuan kepada Kabupaten Nias sebesar Rp11 miliar.

“Bantuan tersebut dialokasikan untuk beasiswa bagi siswa yang kurang mampu dan untuk peningkatan kesejahteraan guru serta pengadaan obat-obatan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala BPPD Prosu Riddil Akhir Lubis pada acara pembukaan musyarawah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Nias tahun 2011, Kamis (24/3) di lantai 3 Kantor Bupati Nias.

Dijelaskannya untuk tahun 2012 Pemprovsu membuat komitmen mendukung program pembangunan di Sumut yang telah ditetapkan dalam RPJMD 2009-2013 meliputi perwujudan masyarakat yang beriman dan bertakwa mewujudkan masyarakat yang tidak lapar, mewujudkan masyarakat yang tidak buruk, mewujudkan masyarakat yang tidak sakit, mewujudkan masyarakat yang punya masa depan, dan meningkatkan infrastruktur dan pengembangan wilayah.

Ditambahkannya, dalam menyusun prioritas pembangunan pada rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2012 harus memenuhi empat kriteria prioritas yakni memenuhi kriteria pro poor, pro job, pro growth, dan pro sustaineable.

Menyesuaikan urusan tentang kewenangan Pemprovsu dan kota/kabupaten (PP38 tahun 2007 serta sesuai dengan tupoksi SKPD bersangkutan, sesuai dengan isu strategis dan masalah mendesak, serta menyentuh secara langsung bagi usaha pemecahan masalah mendasar yang dihadapi oleh masyarakat.

Hal lain ada sembilan kebijakan pembangunan daerah yang harus dipertimbangkan antara lain mengatasi kemungkinan terjadinya kritis pangan, menjaga pergerakan sektor riil agar perusahaan menyelamatkan tenaga kerjanya sehingga tidak melukai PHK, mempertahankan daya beli masyarakat melalui upaya peningkatan pendapatan masyarakat, melindungi masyarakat miskin melalui program PNPM mandiri dan beberapa SKIM program pengesahan kemiskinan lainnya, memelihara kecukupan energi dengan melalui inovasi baru, pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar masyarakat di bidang pendidikan kesehatan, infrastruktur dan lingkungan hidup yang berkelanjutan sesuai dengan rencana tata ruang, pertumbuhan investasi dan daya saing daerah antara lain dengan pembentukan SKPD perizinan satu atap dan kondisi kualitas pelayanan dan permasalahan di perkotaan.

Sementara Ir Agustinus Zega dari laporan Kepala Bappeda dan Penanaman Modal Kabupaten Nias antara lain melaporkan, peserta Musrenbang dari Bappeda provinsi Sumatra Utara Muspida plus Kabupaten Nias, unsur pimpinan dan anggota DPRD Nias, para staf ahli Bupati Nias, para Asisten Sekda Nias, para Kepala SKPD lingkup Pemkab Nias, para Kepala Bagian Setda Nias dan Camat sekabupaten Nias dan delegasi kecamatan, Kepala Instansi vertikal dan cabang dinas propinsi Sumatra Utara, TP – PKK Nias, pimpinan BUMN /BUMD, Unsur Perguruan Tinggi, pimpinan organisasi agama di Nias, Ketua Asosiasi Organisasi Profesi Organisasi Wanita, tokoh masyarakat dan media mass Nias dan pimpinan UN/NGO/LSM Nias.

Pelaksanaan Musrenbang Nias tahun 2011 disesuaikan dengan RKP 2012 “Perluasan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan bagi peningkatan kesejahtraan rakyat. Sehingga hasil diharapkan rumusan yang menjadi masukan utama untuk memutahirkan rancangan RKPD Nias tahun anggaran 2012 dan rancangan renja SKPD meliputi arah kebijakan prioritas pembangunan, daftar program dan kegiatan prioritas menurut sumber pendanaan serta program dan kegiatan yang harus diusulkan pada tingkat pemerintah propinsi Sumatra Utara dan pusat, lapor Ir. Agustinus Zega. (esp)

 Sumber: Analisa Daily: www.analisadaily.com – 28 Maret 2011.

Facebook Comments