Nias, (Analisa) – Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Marthinus Lase, S.H mengatakan, rancangan forum satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tahun 2012 merupakan dokumen perencanaan tahunan.

Mengingat sifatnya yang jangka pendek maka sasaran dan target kinerjanya harus jelas dan terukur khususnya rencana penanganan delapan isu strategis dan masalah pembangunan di Nias.

“Selain prioritas pembangunan nasional tahun 2010-2014 maupun komitmen pemerintah Provinsi Sumatera Utara tahun 2009 -2013, rencana kerja mempedomani perencanaan tentang delapan isu strategis dan masalah pembangunan di Nias”, katanya saat membuka acara forum gabungan SKPD Nias tahun 2011 di ruang rapat A Kantor Bappeda Nias, Selasa (15/3).

Setdakab Nias Marthinus Lase, S.H menjelaskan, delapan isu strategis dan masalah mendesak pembangunan di Nias adalah penyediaan infrastruktur jalan, pendidikan yang berkualitas, pelayanan kesehatan, kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat, peningkatan pelayanan kualitas publik, penentuan dan penataan lokasi ibu kota kabupaten Nias, kesiapsiagaan menghadapi bencana, dan peningkatan PAD dan implementasi Undang-undang nomor 28/2009 tentang pajak dan retribusi.

Menurutnya, dalam menghadapi tahun 2012 tantangan terbesar yang harus dihadapi oleh Kabupaten Nias adalah harus mengoptimalkan penggunaan APBD 2012 secara efisien dan efektif karena perlakuan rasionalisasi pendapatan daerah utamanya dana perimbangan yang meliputi alokasi umum (DAUK), dana alokasi khusus (DAK) serta dana bagi hasil (DBH).

Sementara, laporan Kepala Bappeda dan Penanaman Modal Nias, disampaikan Sekretaris Bappeda dan Penanaman Modal Nias, Dorothea E. Telaumbanua, S.E menyampaikan forum SKPD bertujuan antara lain adalah menyelaraskan program dan kegiatan yang dimuat dalam rencana kerja perangkat daerah (Renja) SKPD, dengan usulan program dan kegiatan hasil Musrenbang kecamatan mempertajam indikator dan fungsi SKPD, menyamakan program dan kegiatan antar SKPD sesuai dengan kewenangan untuk sinergi pelaksanaan prioritas pembangunan daerah, serta menyesuaikan pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif masing-masing SKPD.

Hadir pada forum SKPD tersebut, seluruh SKPD tingkat kabupaten Nias, anggota DPRD Nias, seluruh camat se-kabupaten Nias, instansi dan cabang dinas propinsi, pimpinan BUMN/BUMD, unsur perguruan tinggi, ketua organisasi profesi, LSM/NGO, pers, ormas dan organisasi keagamaan, serta pimpinan lembaga PBB dan media massa di kabupaten Nias.

Hasil sidang-sidang pleno yang berlangsung satu hari penuh itu akan dirumuskan sebagai hasil forum SKPD Nias tahun 2011 pada bidang infrastruktur, bidang kesehatan, bidang penanggulangan kemiskinan dan ekonomi serta bidang pendidikan. (esp)

Sumber: Analisa Daily.

Facebook Comments