JAKARTA, Nias Online – Suster Klara Duha menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi pengumpulan bantuan untuk penanganan penyakit yang diduga gondok, yang diderita Dalisökhi Gea. Suster Klara mempersilakan Dalisökhi Gea dibawa ke Laverna, Gunungsitoli dan tinggal di sana sambil mempersiapkan penanganan penyakit yang dideritanya.

“Ya, Yanti Zebua dan One Man Halawa yang dari TvOne (Kontributor TvOne, red) telah bertemu saya agar memfasilitasi penanganan penyakit Pak Dalisökhi Gea. Saya bilang kepada mereka agar membawa dia ke sini saja, ke Laverna. Tidak apa-apa, soal kebutuhan, nanti Tuhan akan tolong,” ujar Suster Klara kepada Nias Online saat dihubungi melalui telpon selularnya pada Minggu (6/3/2011).

Suster Klara menjelaskan, selain menampung dan memfasilitasi pengumpulan bantuan, pihaknya juga akan membantu mencarikan dokter yang bisa menangani. Untuk tahap awal, pihaknya akan memastikan penyakit apa yang sebenarnya diderita Pak Dalisökhi.

Namun, Suster Klara mensyaratkan agar map yang berisi surat keterangan tentang keadaannya yang selama ini dibawa-bawa untuk meminta bantuan agar dicabut. Tujuannya, Pak Dalisökhi bisa tenang di Laverna, tanpa harus meminta-minta lagi seperti dilakukan sebelumnya sambil menunggu proses penanganan.

Suster Klara menjelaskan, sambil menunggu bantuan, untuk sementara ini, bila kelebihan pada alokasi lain, akan dialokasikan untuk penanganan penyakit Pak Dalisökhi. Meski begitu, bagi pihak-pihak yang tergerak untuk membantu, Suster Klara menyediakan dua nomor rekening yang bisa dimanfaatkan untuk penyalurannya.

Suster Klara juga meminta agar semua pihak yang ingin membantu, memberikan dengan kerelaan dan ketulusan hati. Meski jumlah sedikit sekalipun, bantuan itu harus diperlakukan sebagai ame’ela (persembahan). Artinya, bantuan itu diberikan dengan tidak terpaksa dan disertai dengan doa.

“Kalau besar tapi terpaksa dan bukan dari hati, lebih baik jangan. Pemberian itu harus disertai doa, karena kami juga berdoa untuk hal itu, supaya apa yang kami doakan tepat sasaran. Dengan begitu, bantuan itu baik untuk diri yang memberi, maupun orang yang dibantu,” jelas dia.

Sebelumnya, atas saran Nias Online, Yanti Zebua, warga Gunungsitoli yang pertama sekali dimintakan bantuan oleh Pak Dalisökhi Gea untuk mencari bantuan pengobatan dan Oneman Halawa yang pertama sekali memublikasikan kondisi tersebut telah menemui Suster Klara pada Jum’at (4/3/2011) untuk meminta kesediaan memfasilitasi bantuan untuk Pak Dalisokhi. Keduanya juga akan membantu proses untuk mendatangkan Pak Dalisökhi ke Laverna.

Suster Klara mengatakan, bantuan yang akan diberikan, dapat disalurkan melalui rekening Bank Danamon Gunungsitoli no. 00094848207 atas nama Klara OSF Izanulu Duha atau Yulita S, Sr atau melalui Bank BCA KCU Medan no. 0222015969 atas nama Sr Klara OSF Izanulu Duha. Setiap bantuan diberi keterangan “Bantuan Untuk Pasien Gondok.” Pemberian keterangan itu, kata Suster Klara, untuk memperjelas keterangan pada pembuatan laporan keuangan yang secara rutin dilakukan.

Catatan Redaksi:

Menindaklanjuti komitmen kami untuk membantu Pak Dalisökhi, Redaksi Nias Online (NO) tidak hanya memfasilitasi pemberitaan. Redaksi NO juga menginiasi sumbangan awal sebesar Rp. 4.000.000, yang akan segera kami transfer ke rekening Suster Klara di atas. Kami berharap saudara-saudara semua juga bisa mengambil bagian mengulurkan tangan membantu Pak Dalisökhi. Seberapapun bantuan kita, itu akan sangat berarti bagi beliau. Terima kasih. (Redaksi)

Facebook Comments