Medan, 25/2/2011 (Kominfo-Newsroom) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membuka peluang bagi swasta untuk membangun empat bandara perintis masing-masing di Kabupaten Mandailing Natal, Labuhanbatu, Nias Selatan, dan Simalungun, sesuai dengan draf rancangan tata ruang wilayah 2010-2040.

Secara umum, kata Wakil Gubernur Sumut H. Gatot Pujo Nugroho ST di Medan, Kamis (24/2), izin pembangunan bandara tersebut berada di Kementerian Perhubungan (Kemhub).

Sesuai dengan kebutuhan, Pemprov Sumut dapat mengajukan usul pembangunan tersebut melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemhub sebagaimana ketentuan yang berlaku. Namun karena keterbatasan anggaran pemerintah, pembiayaan pembangunan infrastruktur transportasi udara itu dapat melibatkan kalangan swasta.

“Swasta sangat dimungkinkan (terlibat),” kata Wagub seraya menambahkan bahwa pihaknya merasa gembira karena sektor swasta di Sumut menyatakan komitmennya untuk terlibat dalam berbagai pembangunan di provinsi ini.

Komitmen tersebut terungkap ketika pihaknya mengadakan pertemuan dengan sejumlah kalangan pengusaha ekspor impor di aula PT Pelindo I Belawan baru-baru ini. “Mereka menyatakan komitmen untuk berpartisipasi dalam pembangunan Sumut. Hanya mereka ingin mengetahui sektor mana saja yang dapat dimasuki,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut Riadil Akhir Lubis mengatakan, Pemprov Sumut merencanakan pembangunan empat bandara perintis yang tertuang dalam draf rancangan tata ruang wilayah (RTRW) yang masih diproses.

Empat bandara perintis itu akan dibangun di Kabupaten Mandailing Natal, Labuhanbatu, Nias Selatan dan Simalungun yang diperkirakan dimulai pada 2012. Keberadaan empat bandara perintis itu diharapkan mampu memacu pertumbuhan ekonomi dan memudahkan transportasi baik menuju maupun keluar dari daerah-daerah tersebut. (Diskominfo Sumut/toeb)

SUMBER: Situs Kominfo, 25-2-2011

Facebook Comments