JAKARTA, Nias Online – Mahkamah Konstitusi (MK) menindaklanjuti pengajuan gugatan atas hasil pilkada Nias Utara dan Nias Barat. Dikutip dari situs www.mahkamahkonstitusi.go.id, persidangan pertama dengan agenda pemeriksaan perkara gugatan pilkada Nias Utara dilaksanakan pada Rabu (23/2) pukul 11.00 Wib.

Gugatan atas pilkada Nias Utara dengan nomor perkara 23/PHPU.D-IX/2011 dimohonkan oleh pasangan nomor urut 3 Darius Baeha dan Desman Telaumbanua dan pasangan nomor urut 2 Edison Hulu dan Marselinus Ingati Nazara dengan kuasa hukum Hamari Laso, SH, MH, dkk. Sedangkan pihak termohon adalah KPUD Nias Utara.

Sedangkan pemeriksaan perkara gugatan atas pilkada Nias Barat akan dilaksanakan pada hari yang sama pada pukul 13.00 Wib. Dua pasangan yang menggugat (pemohon) adalah pasangan nomor urut 1 Faduhusi Daely dan Sinar Abdi Gulö dengan kuasa hukum Arteria Dahlan, ST., SH, dkk, dengan nomor gugatan 21/PHPU.D-IX/2011. Penggugat (pemohon) kedua adalah pasangan nomor urut 2 Yupiter Gulö dan Raradödö Daely dengan kuasa hukum Petrus Selestinus, dkk. Sedangkan pihak termohon pada kedua gugatan itu adalah KPUD Nias Barat.

Seperti diketahui, KPUD Nias Barat telah menetapkan pasangan nomor urut 3 Adrianus A Gulö-Hermit Hia sebagai bupati terpilih Kabupaten Nias Barat sebagai hasil pilkada pada 2 Februari 2011.

Sebelumnya, kepada Nias Online, anggota KPUD Nias Barat Meiatasi Dolai menjelaskan, perolehan suara, khususnya antara pasangan urut 1 dan 3 sangat tipis, hanya 337 suara. Pasangan urut 1 meraih 12.505 suara. Sedangkan pasangan urut 3 meraih 12.842 suara. Pasangan urut 2 meraih 9.590 suara. Perolehan suara pasangan urut 3 dan 1, kata dia, masing-masing mencapai sekitar 36% sehingga pilkada hanya berlangsung satu putaran. (EN)

Facebook Comments