Pemerintah kembangkan bandara di daerah rawan bencana dan perbatasan

Wednesday, February 9, 2011
By nias

JAKARTA. Pemerintah akan mengembangkan bandar udara di daerah rawan bencana dan perbatasan. Tujuannya untuk memudahkan penanganan bencana.

Direktur Jenderal Kementerian Perhubungan Udara Herry Bhakti menjelaskan, bandara tersebut bisa melayani pesawat kelas F27 atau C130 Hercules. “Dalam hal ini, pemerintah akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah,” katanya saat rapat dengan pendapat dengan Komisi V DPR, Selasa (8/2).

Pengembangan bandara itu akan dilakukan di bandara Cut Nyak Dhien (Aceh), Nias, Teluk Dalam (Nias), Binaka Gunung Sitoli (Nias), Laskin Sinabung (Sumatera Barat), Pulau Batu (Sumatera Barat), Enggano (Selat Sunda) dan di pulau Komodo (NTT).

Untuk di perbatasan meliputi bandara Lekunik Rote dan Tardamu Sabu, Nusa Tenggara Timur yang berbatasan dengan Timor Leste. Selain itu, bandara John Becker Kisar di Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini.

Herry menambahkan, anggaran untuk mengembangkan bandara untuk penggulangan bencana alam akan menggunakan dana dari APBN dan APBD. Alhasil, dia belum bisa menyebutkan berapa besar anggarannya. (Sumber: Kontan Online, 8 Februari 2011)

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

February 2011
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28