JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi akhirnya menahan Bupati Nias, Binahati B Baeha usai menjalani pemeriksaan perdananya di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.

Dia ditahan terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan dana bantuan bencana alam tsunami untuk pengadaan barang dan jasa Kalakhar Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Nias.

“Dalam pengembangan penyidikan, penyidik KPK melakukan penahanan terhadap tersangka atas nama BBB,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi kepada wartawan di kantornya, Selasa (11/1/2011).

Binahati dititipkan di rumah tahanan (rutan) Cipinang, Jakarta Timur. Upaya penahanan tersebut dilakukan selama 20 hari terhitung sejak hari ini.

Berdasarkan hasil penyidikan KPK, selaku kuasa pengguna anggaran, Bupati Nias periode 2007-2011, Binahati diduga telah menyebab kerugian keuangan negara yang ditaksir mencapai Rp3,3 miliar.

“BBB disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP,” tandas Johan.

Binahati berkemeja batik warna coklat itu menutupi wajahnya dengan sebuah majalah saat dibawa masuk ke dalam mobil tahanan. Politisi Partai Demokrat itu mengaku keberatan dengan penahanan dirinya.

“Saya tidak menerima kenapa saya ditahan,” tuturnya seraya memasuki mobil tahanan.(kem)

Sumber: Situs Okezone 11 Januari 2011: http://news.okezone.com/read/2011/01/11/339/412894/usai-diperiksa-kpk-tahan-bupati-nias

Facebook Comments