Gunungsitoli – Pasangan bakal calon Walikota dan wakil Walikota Gunungsitoli Lenny Trisnadi BBA-Armansyah Harefa SE (LENTERA) Kamis (28/10) mendaftar ke KPU kota Gunungsitoli dengan diantar ribuan massa bersama pimpinan partai politik dari partai Pelopor, PKD, PPD, PDIP, PKPI, PPP, PBN, Partai Buruh, Partai Patriot.

Pasangan LENTERA mendaftar dengan diantar ribuan massa dari masing–masing kader partai politik pengusung memakai kendaraan becak sekitar 800 unit dengan 2 orang penumpang ditambah kendaraan roda 2 hampir 500 unit, sehingga membuat petugas Lantas Polres Nias sibuk mengatur arus lalu lintas.

Ketua Tim pemenangan pasangan Lentera Damili Ranimbowo Gea SH mengatakan di kantor KPU bahwa Lenny Trisnadi BBA dan Armansyah Harefa SE diusung partai Pelopor, PKD, PPD, PDP, PKPI, PPP PATRIOT, Partai Buruh dan PBN.

Selanjutnya Damili R Gea mengatakan bahwa pasangan ini merupakan dorongan dari warga Kota Gunungsitoli dalam rangka perubahan untuk menciptakan Kota Gunungsitoli lebih baik dan membuat warga kota Gunungsitoli sejahtera sesuai Visi yaitu kota Gunungsitoli yang nyaman, indah, masyarakatnya beriman dan sejahtera dengan Motto pengabdian tanpa batas dan melayani dengan hati.

Drs Ya’atulo Halawa sebagai Plt Ketua KPU Kabupaten Nias mengatakan pasangan Lentera yang didaftarkan dan diusung oleh 9 Partai telah memenuhi syarat karena jumlah suara telah melebihi dari 7500 suara. KPU menyatakan telah memenuhi aturan yang berlaku dan tinggal melakukan verifikasi berkas.

Sementara Balon Walikota Lenny Trisnadi BBA mengatakan, “kami mempunyai visi dan misi serta motto yaitu kota Gunungsitoli yang nyaman indah, masyarakat beriman dan sejahtera dan misi membangun tata kelola pemerintah yang baik dengan menerapkan Good Governance. Melayani masyarakat dengan prinsip pelayanan prima dengan motto melayani untuk semua bukan dilayani. Memberdayakan masyarakat dengan prinsip pemberian orientasi pada masyarakat untuk mengenali permasalahan yang dihadapi, memberdayakan perempuan di segala bidang dalam rangka mewujudkan kesetaraan gender, membangun sarana dan prasarana kota yang menjamin kenyamanan dengan memperhatikan prinsip pembangunan yang berkelanjutan, menciptakan lingkungan kota yang dinamis dalam mendorong pertumbuhan pembangunan dan kesejahteraan berdasarkan tata ruang.”

Mempunyai program unggulan yaitu di bidang pendidikan dan kesehatan antara lain: memberikan bea siswa di setiap jenjang pendidikan bagi siswa/ yang berprestasi dan keluarga tidak mampu setiap tahun dianggarkan sebanyak seratus orang, mendirikan Paud (pendidikan anak usia dini) di setiap desa, menetapkan para guru secara merata di setiap Kecamatan, dan pemberantasan buta huruf.

Sedangkan di bidang kesehatan memberikan honor secara rutin kepada kader-kader posyandu di seluruh kota Gunungsitoli, menetapkan para dokter setiap puskesmas di wilayah kota Gunungsitoli, menempatkan para bidan desa secara merata, menempatkan kepala puskesmas yang peduli kepada kesehatan masyarakat yang tidak mampu, pengobatan gratis katarak dan bibir sumbing bekerjasama dengan OBI dan sahabat Aceh Nias.

Sementara balon Wakil Walikota Armansyah Harefa SE mengatakan, bahwa bidang infrastruktur mengutamakan pembangunan sarana jalan desa agar semua jalur transportasi dapat dilalui kendaraan roda empat, pembangunan sarana air bersih sesuai standar kesehatan, memperbaiki suluran air untuk menghindari banjir bandang.

Meningkatkan kualitas para penyuluh pertanian agar mencapai hasil pertanian yang maksimal, dengan memberikan bibit unggulan yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi lahan partanian yang tersedia, mengembangkan pendirian koperasi seperti koperasi wanita yang berbadan hukum, menciptakan keharmonisan antar umat beragama, serta meningkatkan kesejahteraan seluruh aparat desa.(SIB, 29-10-2010)

Facebook Comments