Puluhan CPNS Datangi Kantor Bupati Nias Barat Pertanyakan NIP dan SK Pengangkatan

*Ketua Komisi A DPRD Nias Barat: Menurut BKN Pusat 165 CPNS Yang diumumkan Bupati Nias Barat Ilegal.

Gunungsitoli – Sedikitnya 30 puluh-an CPNS formasi tahun 2009 yang dinyatakan lulus seleksi oleh Bupati Nias Barat mendatangi Kantor Bupati di Kecamatan Lahomi, Kamis (21/10) mempertanyakan NIP dan SK pengangkatan.

Mereka diterima Sekda Kab Nias Barat Zemi Gulo SH, di ruang kerjanya dan dialog berlangsung aman. Tetapi mereka merasa kecewa kepada Sekda karena tidak dapat memberi penjelasan siapa yang 165 orang dinyatakan ilegal oleh BKN pusat.

Mereka pertanyakan kenapa NIP mereka tidak diberikan oleh BKN pusat dan siapa yang dinyatakan ilegal oleh BKN pusat itu.

Sekda Kab Nias Barat Zemi Gulõ SH mengatakan, pihaknya selaku panitia penyelenggara Seleksi CPNSD Formasi Tahun 2009 telah mengusulkan sebanyak 410 orang sesuai hasil seleksi perengkinan yang dikirim oleh Poliktenik Jakarta dan usul tersebut hingga Kamis 22 Oktober 2010 belum pernah dibatalkan atau berubah.

Persoalan kenapa belum keluar NIP ia tidak berwewenang memberi penjelasan, silakan langsung bertanya kepada Bupati Nias Barat karena dia yang berwewenang memberi penjelasan serta jawaban yang lebih akurat, kata Sekda Nias Barat. Permintaan foto copy usul dari Pemerintah Kab Nias Barat akan diberikan melalui sekretaris panitia yaitu Kepala BKD Nias Barat Talizokhõ Halawa SH, katanya.

Setelah Sekda menerima peserta pemenang CPNS Kab Nias, SIB meminta tanggapannya terkait pernyataan Ketua Komisi A DPRD Kab Nias Barat bahwa menurut BKN pusat ada 165 orang dari 410 orang diumumkan oleh Pemkab Nias Barat ilegal karena ada yang tidak memenuhi perengkingan, Sekda mengatakan, yang bertanggung jawab adalah Bupati Nias Barat, silakan saja DPRD menyatakan pendapat seperti itu.

Namun hingga detik ini belum ada pembatalan pengumuman 410 orang dinyatakan lulus sesuai hasil perengkingan dan itu tetap kita perjuangkan sampai dikeluarkan NIP oleh BKN pusat karena itu merupakan hak peserta CPNS yang telah mengikuti seleksi, tegasnya.
Selanjutnya peserta CPNS mendatangi BKD untuk bertemu dengan Kepala BKD sebagai sekretaris Panitia namun tidak ada kepala BKD tetapi hanya Ka Sekretaris BKD.

Selanjutnya mereka mendatangi Kantor DPRD Kab Nias Barat, namun para delegasi tidak menemukan anggota DPRD Nias Barat karena alasan berada di luar daerah.

Ketua Komisi A DPRD Nias barat Yasiduhu Gulõ yang dihubungi SIB melalui telepon seluler, Kamis (21/10) mengatakan, telah mendatangi Kantor BKN pusat. Dari hasil pertemuan tersebut BKN pusat menyatakan bahwa ada 165 orang CPNS yang telah dinyatakan lulus oleh Pemkab Nias Barat dinyatakan ilegal atau tidak valid karena tidak sesuai nomor perengkingan yang disampaikan oleh Politekinik Jakarta sebagai penguji seleksi CPNSD.

Selanjutnya, Senin, 25 Oktober 2010 akan menggelar rapat paripurna untuk membahas masalah CPNSD siapa yang sebenarnya yang berhak menerima NIP dari BKN sesuai hasil seleksi yang dinyatakan oleh Politeknik Jakarta, dan kita tidak mau dirobah pemenang yang sebenarnya dan kita tetap mendukung hasil yang murni, katanya. (www.hariansib.com, 23-10-2010)

Komentari

Mari kita selesaikan bersama permasalahan yg sdang dihadapi daerah nias, bukan hanya menyoroti hasil kerja orang lain belum tentu kita bisa dan jangan pitar nulis. yg terpenting adalah berbuat atau melakukan. seperti halnya hsl pengumuman cpnsd formasi 2009 dan 2010. yg selalu disoroti adalah Bupati belum tentu. khususnya untuk kab.nias yg sudah pemekaran ibarat bibit tanaman yang baru ditanam, itu ibaratnya Nias dan dimanapun daerah sama. Saohagolo.

berkat says:

yang lalu biarlah berlalu, jangan kita cuman bisa nyalahkan pemerintah.
belum tentu kita bisa seperti mereka,na da62 man6 ni bahas talifuse bal6 maju2 ita saekhu furi man6 ita…tetapi beri kesempatan buat PEMKAB nias barat menuntaskannya.penerimaan cpns 2010 jangan di batalin

Reliz Sar says:

Sampai kpn daerah qt begini trus???
Hmmm…
nunggu sampai anak cucu qt pada beruban..

Habaziso Ndruru says:

Saya heran sebelumnya banyak LSM,aktivis perorangan/kelompok dari Kep.Nias yg ngotot menentang ketidak adilan para pejabat (bupati).
Tapi skrg kok pada diam.Coba dong disuarakan agar penerimaan CPNS 2010 ini ditunda dulu menunggu tuntasnya persoalan CPNS 2009 dan selesainya pilkada didaerah ini.Sehingga setiap event di daerah dpt
dilaksanakan serta diawasi lebih seksama.

bezisokhi zalukhu says:

nias tanah idaman kita dan tempat kt lahir,tentunya kita harus jaga kelestarianya,kepada pimpinan daerah nias secara keseluruhan tlng jujur dan takut akan tuhan maka nias akan lebih maju,dan digerakkan semua kemapuan putra nias itu sendiri.

Ketidakjelasan pada penerimaan CPNS tahun 2009 tolong diselesaikan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, tapi tolong jangan menjadi penghalang Penerimaan CPNS Tahun 2010 karena masyarakat masih membutuhkan pekerjaan, terimakasih

Putra Gaekhula says:

Komentar nomor dua diatas memang patut dipertimbangkan ,agar ditiadakan dulu penerimaan CPNS di Kep Nias ( 5 kab/kota ) untuk tahun 2010,dari pada menuai persoalan lebih sulit.Menpan lah yang punya gawe/pentu digelar/tidaknya penerimaan CPNS disuatu Daerah dengan memberi alasan yang cukup diterima akal sehat dan logic. Namun bagi siapa saja yang mencari keadilan/kebenaran terhadap sdr kita yang 165 orang ,menurut Ketua Komisi A DPRD Nisbar ilegal, sementara menurtu Panitia/Sekda sudah di usulkan ke Menpan melalui propinsi untuk di SK-kan ( belum pernah dibatalkan) ,hanya lah akal akalan untuk mencari selamat, kalau dari awal mereka bertiga ( Bupati ,Sekda dan kepala BKD ) tiada niat mencari untung /mencari kaya diatas pundak rakyat .Sekarang antara eksekutif dan legislatif tiada sinkron,bakal Nisbar kembali saja ke kab Induk.

Habaziso Ndruru says:

Kepada Pengambil kebijakan di negeri ini (Gubsu, Medagri, Presiden – RI).

Kami mohon kiranya penerimaan CPNS TA 2010, khusus di 5 (lima) Kab/Kota di kepulauan Nias sebaiknya ditunda. Mengingat masih banyak kasus CPNS di daerah ini yg bermasalah / direkayasa blm tuntas, terlebih-lebih karena sebentar lagi kelima daerah ini akan melaksanakan pilkada, takut dimanfaatkan oleh orang2 yg berkepentingan baik langsung maupun tidak langsung untuk meraih simpati masyarakat.

aliozisokhi fau says:

Kepada Bapak Bupati Nias Barat diharapkan SEGERA MENUNTASKAN KASUS CPNS ITU , itu adalah hak mereka, masa depan mereka, untuk anak dan istri mereka dan kebanggan keluarga mereka. Namun jika karena kesalahan prosedural kelulusan maka sebaiknya diluruskan pengumuman itu agar tidak membias. tks