Gunungsitoli – Pj Walikota Drs Martinus Lase MSP meresmikan PT Bank Danamon Indonesia Tbk Unit Simpan Pinjam untuk melayani UKM (Usaha Kecil Menengah) di wilayah Kota Gunungsitoli di Jalan Diponegoro Gunungsitoli, Senin (27/9), ditandai pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng.

Pj Walikota mengucapkan terima kasih kepada Bank Danamon yang telah membuka unit pelayanan khusus kepada pengusaha kecil dan menengah.

Pihaknya berharap para pengusaha dapat memanfaatkan program kredit khusus kepada masyarakat yang membutuhkan modal kecil. Adapun syarat untuk mendapatkan kredit dalam program tersebut sangat mudah. Keterangan selanjutnya bisa didapat langsung di Bank Danamon Unit Gunungsitoli. Pj Walikota juga berharap kepada masyarakat untuk mendukung dalam program ini yaitu menabung supaya kredit dapat dikembangkan ke pengusaha lain.

Kehadiran Bank Danamon Gunungsitoli sangat bermanfaat untuk membantu masyarakat seperti pedagang sayur, pedagang ikan, pedagang beras, pedagang makanan, peternakan dan pertanian.

Sementara SDH SEMM Kantor Pusat Jakarta Sahat Sitompul mewakili Direktur PT Danamon menyebut bahwa Bank Danamon mempunyai 1.040 tempat pelayanan nasabah di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Menurut Sahat Sitompul, kantor unit melayani pinjaman kredit kepada nasabah minimum Rp5.000.000 dan maksimum Rp 500.000.000 sedangkan di atas Rp 500.000.000 dilayani oleh cabang. Tujuan pembentukan Bank Danamon Gunungsitoli adalah untuk membantu pengusaha kecil menengah ke bawah yang mana pihak cabang tidak bisa melayani pinjaman yang jumlah pinjamannya minimum Rp 5.000.000.

Dengan hadirnya Bank Danamon di Gunungsitoli akan melayani para pengusaha seperti pedagang sayur, pedagang ikan, pedagang beras, pedagang makanan peternakan dan pertanian dengan persyaratan memberikan agunan seperti tanah harus memiliki surat akte atau sertifikat, jika kendaraan maka yang menjadi agunan BPKB.

Sahat Sitompul berharap kehadiran bank itu dapat membantu masyarakat di wilayah Gunungsitoli untuk memperbaiki perekonomian masyarakat Nias.

Sementara tokoh masyarakat Kota Gunungsitoli AA Giawa BA mengatakan selama ini BNI, Bank Sumut, BRI, Danamon hanya melayani pengusaha-pengusaha besar yang pinjamannya miliaran rupiah. Sedangkan pengusaha yang lebih banyak adalah pedagang kecil tidak terlayani oleh pihak bank tersebut karena pinjamannya kecil.

Kehadiran Bank Danamon untuk simpan pinjam itu merupakan program yang sangat menyentuh kaum ekonomi lemah dan dapat membuat masyarakat lebih sejahtera karena dapat memperoleh pinjaman dengan jumlah kecil dan bunga juga bersaing dengan lembaga-lembaga keuangan lainnya.

Masyarakat Kota Gunungsitoli mengucapkan terima kasih kepada Pj Walikota Gunungsitoli yang telah membuat program pelayanan terhadap masyarakat menengah ke bawah untuk memperoleh pinjaman yang nilainya mulai dari Rp1 juta hingga ke Rp 500 juta.

Sementara, Ketua DPRD Gunungsitoli Sowa’a Laoli SE mengatakan, ia sebagai wakil rakyat menyambut baik program ini yang sangat membantu masyarakat ekonomi lemah dan DPRD kota mendukung program ini karena bermanfaat bagi masyarakat yang permodalannya sangat rendah dan ini merupakan awal menuju masyarakat sejahtera.

Unit Manager Dsp Gunungsitoli Nias Kasiruddin Ndruru yang diwawancarai SIB mengatakan sesuai penegasan pimpinan dari pusat Sahat Sitompul bahwa Unit Bank Danamon melayani pengusaha kecil dan pinjaman mulai dari minimum Rp 5 juta ke Rp500 juta, tidak melayani PT, CV, dan PNS, tetapi hanya melayani pengusaha perorangan dan syaratnya bisa agunan dengan akte dari Kantor Camat atau Sertifikat dari BPN. Sedangkan untuk kendaraan yang kita butuhkan adalah BPKB.

Setelah kita terima permohonan dilakukan survey lapangan baru diadakan penilaian kelayakan pinjaman disertai dengan agunan dan kita melayani usaha yang berjalan selama 2 tahun, sedangkan bunga juga sama dengan bunga bank lainnya.

Acara dihadiri Pj Walikota Drs Martinus Lase MSP mewakili PT Bank Danamon Pusat Jakarta Sahat Sitompul, Regional SEMM Head Wilayah VI Sumatera Utara Juanto Padang pejabat lama yang akan digantikan tanggal 1 Oktober 2010 Julius Chausar, Cluster Manager Pematang Siantar Firman Foarota Ndruru, Unit menager DSP. Gunungsitoli Kasiruddin Ndruru, dan RCO BDI Konfensional Sumatera Ibu Ester Junita Ginting, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli dan para pengusaha. (SIB, 1 – 10 – 2010)