Suster Mary McKillop, yang akan menjadi orang suci (Santa) pertama dari benua Australia, diekskomunikasi oleh Uskup Adelaide karena mengekspos seorang imam Katolik yang melakukan pelecehan seksual kepada anak-anak (pedofilia). Hal ini diungkapkan oleh sebuah tayangan televisi dokumenter yang akan ditayangkan tanggal 10 Oktober 2010.

Suster Mary McKillop adalah pendidik dan pendiri Kongregasi Suster-Suster St. Yosef dari Hati Suci, sebuah kongregasi para Suster yang mengabdikan diri terutama di daerah-daerah terpencil.

Menurut laporan itu, Mary McKillop melaporkan kepada atasannya seorang imam yang ketahuan melakukan pelecehan seksual. Imam ini akhirnya dikirim kembali ke negeri asalnya, Irlandia. Laporan Mary McKillop ini dan sangsi kepada imam tersebut membuat marah para imam dan ingin balas dendam terhadap Mary McKillop dan kongregasinya.

Usaha balas dendam para imam ini berhasil, dengan meyakinkan Uskup Laurence Shiel, Uskup Adelaide pada saat itu, untuk mengekskomunikasi Mary McKillop. Ekskomunikasi dikeluarkan pada tahun 1871. Menjelang kematiannya, Uskup Laurence Shiel menyadari kekeliruannya dan mencabut hukuman ekskomunkasi itu. Sejak itu, Mary McKillop kelahiran Melbourne itu meneruskan usaha-usahanya di bidang pendidikan ke berbagai pelosok Australia dan mengembangkan kongregasi para suster yang didirikannya.

Mary McKillop meninggal pada tahun 1909. Pada bulan Oktober ini Paus Benediktus akan menjadikannya orang suci (santa) pertama dari Australia. (ABC/brk)

Facebook Comments