Tidak Ada Kerugian Negara, Majelis Hakim Bebaskan Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Sisa Dana Uudp Tahun 2007 Di Pemkab Nias

Tuesday, September 21, 2010
By borokoa

Gunungsitoli – Pengadilan Negeri Gunungsitoli pada persidangan tanggal 16 September 2010, memvonis bebas mantan Sekda Kab Nias Drs FG MZ, mantan Kabag. Umum BZ serta Bendahara Pengeluaran LD.

Advokat Yudikasi Waruwu SH sebagai kuasa hukum mantan Sekda Kab. Nias Drs FGM Z, di kantornya menjelaskan kepada wartawan bahwa alasan pembebasan para terdakwa sebagai pertimbangan hukum Pengadilan Negeri Gunungsitoli dalam putusannya adalah: sesuai dengan fakta-fakta hukum yang terungkap di persidangan antara lain keterangan saksi-saksi dari masing-masing Kabag sebagai PPTK, dan lainnya, juga keterangan saksi ahli dari BPKP Propinsi Sumatera Utara Budianta Pinem, SE.Ak pada persidangan tanggal 16 Juni 2010 yang menerangkan bahwa tidak ada kerugian negara dalam perkara ini. Karena secara juridis formal penggunaan uang tersebut adalah untuk penyelenggaraan kegiatan Pemerintah Kab. Nias, dan juga sebagian telah dikembalikan ke kas daerah. Menurut Pinem di depan persidangan, BPKP pernah menyurati Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk melakukan pemeriksaan apakah ada terjadi mark up dalam penggunaan dana tersebut, namun hal itu tidak dilakukan oleh pihak Kejatisu.

Terkait pengembalian sisa dana UUDP tahun 2007 Rp ± 2,1 M, adalah berdasarkan rekomendasi BPK RI Perwakilan Medan sesuai dengan Surat BPK RI Perwakilan Medan No. 1/S/XVIII.MDN/11/2008 tanggal 7 November 2008, kemudian telah direalisasikan oleh Bupati Nias Binahati B Baeha, SH melalui Bendahara Pengeluaran Setda Kab. Nias Luter Daeli ke kas daerah di Bank Sumut secara bertahap yaitu: tanggal 5 Agustus 2009, 19 Agustus 2009 dan tanggal 12 Oktober 2009.

Pengembalian sisa UUDP tahun 2007 tersebut adalah respon Pemkab. Nias terhadap rekomendasi BPK RI Perwakilan Medan dan bukan karena ditetapkannya mereka sebagai tersangka.

Sementara Surat Perintah Penyidikan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara No. Print-16/N.2/Fd.1/11/2009 baru dikeluarkan pada tanggal 18 November 2009, dengan menetapkan klien kami tersebut sebagai tersangka.

Sebagai Kuasa Hukum Drs. FG M Zebua, Yudikasi Waruwu SH sangat menyesalkan komentar miring dengan membentuk opini yang menyesatkan masyarakat. Hal itu mendiskreditkan Lembaga Pengadilan maupun Korps Advokat, kata Yudikasi Waruwu, SH mengakhiri pembicaraan dengan wartawan harian ini di kantornya di Jl. P. Diponegoro No. 391 Kota Gunungsitoli, Senin, 20 September 2010. (SIB, 21 September 2010)

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

September 2010
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930