Terkait Dugaan Pengganti Ijazah Palsu, Bupati Nias Selatan Lapor Polisi

Tuesday, September 7, 2010
By susuwongi

Gunungsitoli, (Analisa) : Karena menganggap para kepala sekolah memberikan keterangan palsu, Bupati Nias Selatan Fahuwusa Laia SH MH yang merupakan salah satu kandidat yang telah mendaftar diri di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Nias Selatan pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Nias Selatan Periode 2011-2016 melapor ke Polres Nias, Minggu, (5/9).

Laporan Bupati Nias Selatan Fahuwusa Laia SH.MH dengan nomor LP/380/IX/2010 dan LP/381/IX/2010 di Polres Nias tersebut menyangkut keterangan palsu yang dikeluarkan oleh pihak Kepala Sekolah SMA dan SMP Yayasan BNKP Gunungsitoli terhadap pengganti ijazahnya yang diperuntukkan sebagai persyaratan menjadi salah satu bakal calon Bupati Kabupaten Nias Selatan.

Kapolres Nias yang di konfirmasi Analisa melalui telpon selulernya Minggu sore, (5/9) membenarkan adanya laporan itu dengan pelapor Fahuwusa Laia sebagai Bupati Nias Selatan.

Terlapor, Borododo Gulo SPd pada tahun 2005 menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP BNKP Gunungsitoli, Bedalizaro Gulo. Materi yang dilaporkan terkait dengan keterangan palsu terhadap Bupati soal pengganti ijazah korban.

Tidak Terdaftar

KPU Nias Selatan dipimpin langsung Ketua KPU Nias Selatan didampingi dua anggota KPU Sumatera Utara melakukan verifikasi dan klarifikasi di Yayasan Perguruan BNK Gunungsitoli Senin, (6/9).

Pada verifikasi dan klarifikasi tersebut. yayasan bersama anggota KPU membuka seluruh buku induk di kedua sekolah baik SMA maupun SMP ternyata nama yang bersangkutan yakni Fahuwusa Laia tidak ditemukan dan tidak terdaftar sama sekali.

Bahkan, dari lima orang saksi dari Fahuwusa Laia yang membenarkan ia bersekolah di perguruaan itu hanya dua orang yang ditemukan di buku induk. Dua orang yang ditemukan itu pun identitasnya berbeda dengan data yang ada di perguruan tersebut.

Seperti, Sifaeo Aro Gea pada surat pernyataanya yang bersangkutan tamat di SMA BNKP tahun 1966 tetapi pada buku induk pada tahun 1964 yang bersangkutan baru mendaftar diri di SMA BNKP yang bersangkutan. Kedua Mowa’a Wa’u dalam surat pernyataannya menjelaskan bahwa Ia tamat di SMA BNKP tahun 1966 namun setelah diverifikasi yang bersangkutan baru masuk di SMA BNKP tahun 1968.

Sebelumnya, Panwaslukada Kabupaten Nias Selatan telah melakukan klarifikasi surat keterangan pengganti Ijazah Fahuwusa Laia SH, MH yang digunakan untuk mendaftarakan diri sebagai Balon Bupati Nias Selatan di Yayasan BNKP Gunungsitoli Senin, (23/8) lalu.

Kedatangan Panwaslukada Kabupaten Nias Selatan itu langsung dipimpin Ketua Panwaslu Nias Selatan Ismail Dachi bersama dengan 2 orang anggota Panwaslu lainnya, Meso’aro Zega, S.Pd dan Baziduhu Laia.

Ketua Panwaslukada Nisel, Ismail Dachi kepada wartawan mengatakan, dari hasil konfirmasi terhadap kepala sekolah SLTP BNKP, kepala sekolah SMA BNKP menerangkan bahwa atas nama Fahuwusa Laia tidak terdaftar sebagai siswa di Yayasan Perguruan BNKP Gunungsitoli.

Dalam berita acara klarifikasi dari pihak Yayasan Perguruan BNKP menerangkan bahwa Fahuwusa Laia tidak terdaftar didalam buku induk ke siswaan, baik itu di SLTP BNKP maupun di SMA BNKP pada Tahun 1960-1980.

Sedangkan surat keterangan ijazah sebelumnya yang dipergunakan yang bersangkutan pada tahun 2005 yang lalu sebenarnya tidak diketahui oleh Yayasan Perguruan BNKP. Namun dari hasil pengakuan mantan Kepala SMA BNKP Totona Hia mengatakan kalau pada saat itu, dia di intimidasi oleh mantan Ketua Yayasan pada saat itu sehingga dari pengakuan itu, dia membuat surat pernyataan. (kap)

Sumber: www.analisadaily.com

Komentari

Kalender Berita

September 2010
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930