TPQ Al-Khaerat Desa Mudik Khatam dan Wisuda 20 Santri

Wednesday, July 14, 2010
By borokoa

Gunungsitoli – Dalam pembinaan pendidikan non formal khususnya, pembinaan generasi penerus dalam membaca Al-quran, Taman Pendidikan Alquran (TPQ) Al-Khaerat Desa Mudik Gunungsitoli khatam dan wisuda dua puluh orang santri dan santriwati yang telah mampu membaca Alquran di Masjid Agung Kabupaten Nias. Minggu, (11/7).

Turut hadir pada kesempatan itu, Mewakili Kepala Kementerian Agama Kabupaten Nias, Ermansyah Polem, S.Ag, Nazir Masjid Agung Kabupaten Nias, Abdul Malik Harefa, Mewakili Kepala Desa Mudik, Akmal Nas Hulu, sejumlah tokoh agama dan tokoh mayarakat serta orang tua/wali TPQ Al-Khaerat Desa Mudik.

Ermansyah Polem S.Ag dalam arahanya mengatakan sangat berterimakasih TPQ kepada Al-Khaerat yang telah membantu dan menyukseskan program pemerintah khususnya Kementerian Agama dalam pembinaan umat agama di Kabupaten Nias, terutama pembinaan pendidikan baca tulis Alquran.

Selanjutnya Ermansyah Polem S.Ag mengatakan, dalam pembinaan Kementerian Agama Kabupaten Nias tetap akan memberikan perhatian kepada TPQ_TPQ yang adi di wilayah Kabupaten Nias namun disisi lain karena keterbatasan dana pihak Kementerian agama untuk sementara hanya mampu membantu lembaga pendidikan formal seperti TK, MIN/MIS hingga ke tingkat yang lebih atas.

“Selama bedirinya TPQ Al-Khaerat kurang lebih 20 tahun saya mengetahui telah banyak menelurkan santri dan santriwati yang mampu bersaing dengan yang lainnya bahkan saya melihat dan mengetahui bahwa tidak jarang alumni TPQ Al-Khaerat yang telah berhasil seperti PNS, Dokter dan lainnya,” katanya.

Selain itu, tambah Ermansyah TPQ Al-Khaerat juga mampu untuk bicara baik di event-evet tingkat Kabupaten, tingkat Provinsi bahkan di tingkat nasional seperti keikut sertaan TPQ Al-Khaerat pada perlombaan anak sholeh.

Sebelumnya, Pengurus TPQ Al-khaerat Desa Mudik Ahmad Sani Waruwu dalam sambutanya mengatakan TPQ Al-Khaerat yang telah berdiri pada 2 Agustus 1990 lalu hingga saat ini masih tetap eksis dan aktif dalam melakukan pembinaan dan proses belajar mengajar kepada anak didiknya. Meskipun banyak tantangan dan kendalam yang dihadapi selama ini. Seperti kekurangan tenaga guru serta dana dalam melakukan pembinaan dan pengelolaan TPQ Al-Khaerat.

Dalam pengembangan TPQ Al-Khaerat kedepan pihaknya juga meminta kepada semua pihak baik tokoh agama dan pemerintah untuk dapat memberikan saran dan pendapat yang sifatanya membangun untuk kesinambungan TPQ Al-Khaerat di masa yang akan datang.

Mewakili Kepala Desa Mudik Akmal Nas Hulu pada kesempatan itu mengimbau kepada seluruh orangtua murid untuk terus memberikan arahan dan bimbingan kepada anak-anak mereka sebab perkembangan zaman dewasa ini cukup pesat khususnya kearah yang negatif.

Untuk menghindari berbagai kenakalan remaja dewasa ini, kunci atau antisipasi perkembangan tersebut yakni pengisian moral yang baik serta didikan agama kepada para anak karena mereka merupakan generasi penerus.

Sedangkan untuk pengembangan TPQ Al-Khaerat pihaknya berharap pengurus tetap membangun komunikasi karena komunikasi merupakan salah satu cara efektif dalam menyelesaikan berbagai kendala. (www.analisadaily.com – 14 Juli 2010)

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

July 2010
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031