Gunungsitoli – Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Ir Helmy Faishal Zaini mengatakan, sebanyak 63 Kota Tertinggal di Indonesia akan segera dibangun. Karena Program prioritas adalah “Paradigma Pembangunan Berbasis Pedesaan”, yang selama ini kesan pembangunan segala sektor di desa kian terpinggirkan.

Untuk itu, lanjut Helmi, pihaknya berupaya terus untuk membuat rencana pembangunan, terutama dalam mengentaskan kesenjangan antara wilayah yang satu dengan wilayah lainnya dengan mempergunakan pembangunan nasional berdimensi keadilan, dan pembangunan nasional dimensi pemerataan. Yaitu melalui pemanfaatan keunggulan daerah yang dimilikinya, Papar Helmy, saat kunjungan kerja di Nias Rabu (30/6) di Pendopo Nias.

Helmy mengatakan, ada 5 strategi yang dilakonkannya sebagai Menteri Negara PDT yakni, straregi produk atau pertumbuhan ekonomi, sehingga dampak dunia menghadapi krisis ekonomi global yang juga melanda Indonesia.

Kedua, strategi menekan angka pengangguran, yang kini menempati jumlah berkisar 8,9 juta orang. Hal ini membutuhkan langkah-langkah penting, dan ketiga strategi pengentasan kemiskinan dapat tercapai ditahun 2011. Angka sisa diharapkan hanya 4,3 persen dan strategi intropeksi yang merupakan dasar untuk upaya program kemiskinan, serta strategi wilayah tertinggal dengan mempergunakan dana perimbangan pembangunan dapat porsi tanpa pemerintah daerah harus jemput ke Jakarta sebagai pusat pemerintahan di Indonesia.

Helmy Faishal Zaini juga mengutarakan, dari 11 prioritas pembangunan di Indonesia, maka urutan ke 9 adalah prioritas pembangunan wilayah tertinggal dan terkena konflik. Harapannya, jangan daerah yang sudah kaya menggarap habis porsi wilayah tertinggal, tetapi kementrian PDT telah mempunyai target mengelola potensi sumber daya alam (SDA), melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM), membuat sinergitas wilayah tertinggal dan jadwalkan momen peluang karena pembangunan tanggujawab semua pihak.

Pihaknya juga, menanggapi balik berbagai potret wilayah yang dipaparkan Bupati Nias, Binahati B. Baeha, SH untuk menjadi apresiasi dan formula dalam program kerja pembangunan, setelah melakukan kunjungan kerja paling tercepat dan pertama kali selama 2 hari mengunjungi 4 kabupaten yakni Kabupaten Nias, Nias Utara, Nias selatan dan Nias Barat, serta Kota Gunungsitoli.

Bupati Nias, Binahati B. Baeha, SH mengatakan, kunjungan kerja Menteri Negara PDT pada empat kabupaten dan 1 kota, merupakan kepeduliannya yang sungguh-sungguh memperhatikan Kepulauan Nias secara serius. “Inilah kepulauan Nias dari 144 desa, terdapat 119 desa tertinggal, karena berbagai potensi yang ada belum mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat akibat sarana yang tidak mendukung,” kata bupati. (www.analisadaily.com – 1 Juli 2010)

Facebook Comments