JAKARTA- Pemerintah Australia membebaskan biaya sekolah bagi keluarga penerima beasiswa. Kebijakan Departemen Pendidikan Australia ini sebagai bentuk kerjasama dengan Kemendiknas yang diberlakukan sejak tahun 2010 ini. Sehingga, tak hanya penerima beasiswa yang dibebaskan pungutan sekolah, tetapi anggota keluarga yang lain juga diberikan kemudahan yang sama.

“Mulai tahun 2010 ini, Departemen Pendidikan Australia telah membebaskan biaya sekolah bagi keluarga penerima beasiswa. Kami sangat senang adanya kebijakan yang diberikan Australia,” jelas Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Djoko Santoso kepada wartawan di Gedung Kemdiknas, Jakarta, Kamis (24/6).

Djoko menjelaskan, kebijakan pembebasan biaya ini diterapkan di lima negara bagian Australia. Antara lain, Victoria, Queensland, West Australia dan New South Wales. “Harapan kami Australia Capital Teritory juga turut menerapkan hal ini,” imbuhnya.

Djoko menyebutkan, Pemerintah Australia setiap tahun telah memberikan lebih dari 400 beasiswa kepada mahasiswa Indonesia. Sedangkan Pemerintah Indonesia sepanjang tahun 2010 telah memberikan beasiswa Darmasiswa kepada 750 mahasiswa dari seluruh dunia.

Beasiswa yang diberikan Pemerintah Australia, lanjut dia, dibagi ke dalam tiga kelompok. Yakni, Australia Leader Award, Endeavour Award dan Australian Development Scholarship. Selain itu, Pemerintah Indonesia dengan dengan dukungan Education Foundation sedang berupaya mengembangkan pendidikan kejuruan melalui sister school. Program ini untuk mengembangkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Rintisan Bertaraf Internasional (RSBI) dengan sebuah sekolah menengah di Australia.(www.jpnn.com – 24 Juni 2010)

Facebook Comments