Medan – Pesawat Merpati Nusantara Airlines tertunda hampir lima jam di Bandara Polonia Medan, Rabu (16/6) membuat penumpangnya yang akan berangkat tujuan Gunung Sitoli Nias kecewa sekaligus was-was dengan kondisi pesawat merpati karena hal seperti itu sering terulang.

Informasi dihimpun wartawan dari beberapa petugas, pesawat Merpati itu sesuai jadual yang ada di tiket penumpang seharusnya terbang pukul 07.00 WIB. Penumpang pun sudah sejak sebelum jam 6 pagi sudah berada di Bandara dan menunggu di ruang tunggu keberangkatan setelah mengurus check-in.

Penumpang pun sempat ribut dan protes karena mereka kecewa dengan penundaan keberangkatan. Padahal sebagian penumpang akan segera berada di Nias untuk urusan yang sangat penting.

Salah seorang penumpang yang dikenal sebagai tokoh pemuda dan mahasiswa asal Nias Sonitehe Telaumbanua kepada wartawan menyampaikan kekecewaannya atas pelayanan manajemen Merpati karena kondisi pesawatnya seringkali mengalami gangguan teknis.

“Kami sempat protes atas penundaan ini. Di tiket pesawat seharusnya berangkat ke Nias jam 7 pagi, kemudian diumumkan kepada kami melalui pengeras suara pesawat ditunda karena gangguan teknis. Kami baru diterbangkan pukul 11.45 WIB,” katanya.

Menurut Sonitehe, selain kecewa karena tertunda-tunda terus para penumpang yang berjumlah 16 orang juga takut terbang.

“Soalnya pihak merpati selalu mengatakan gangguan teknis kita tidak tahu kerusakan apa itu, wajar kan kita was-was. Kondisi seperti ini seringkali terjadi pada pesawat Merpati, penerbangan lain tidak seperti ini parahnya. Kita mintalah pimpinan Merpati di Medan untuk membenahi pesawat mereka karena ini menyangkut nyawa dan kepentingan masyarakat Nias sering terkendala kalau tertunda-tunda,” tegas Soni. (www.analisadaily.com – 17 June 2010)

Facebook Comments