Jum’at, 23 April 2010

ITB sebagai pusat ilmu pengetahuan dan pengembangan budaya bangsa, selalu berupaya keras untuk menegakkan tradisi akademik dengan kualitas dan nilai-nilai yang tinggi untuk kepentingan bangsa dan negara secara holistik. Berkaitan dengan plagiarisme, sejak awal ITB selalu berkeyakinan bahwa plagiarisme adalah tindakan yang tidak terpuji, yang mencederai nilai-nilai akademik yang selama ini selalu dijunjung tinggi dan dijaga tetap tegaknya oleh ITB. Oleh karena itu ITB tidak akan pernah mentolerir plagiarisme dan segala bentuk kecurangan akademik lain.

Pada dasarnya ITB telah mempunyai kode etik yang dapat menjadi pegangan dan ramburambu untuk masyarakat akademiknya (mahasiswa maupun dosen) guna menegakkan nilainilai dan integritas akademik ITB, yaitu berupa: (1) Peraturan Akademik dan Kemahasiswaan ITB (SK Rektor ITB, No. 297/SK/K01/PP/2009), (2) Nilai-Nilai Inti ITB (SK Senat Akademik ITB, No. 032/SK/K01-SA/2002), (3) Kode Etik Dosen (SK Senat Akademik ITB, No. 03/SK/K01-SA/2008), dan (4) Kode Etik ITB (SK Senat Akademik ITB, No. 09/SK/K01-SA/2009).

A. INFORMASI DASAR

  1. Mochammad Zuliansyah (selanjutnya disingkat MZ), sebelumnya adalah mahasiswa program Doktor ITB di lingkungan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) angkatan 2003 dengan NIM: 33203011.
  2. Disertasi MZ yang berjudul “Model Topologi Geometri Spasial 3 Dimensi” telah disetujui pada tanggal 1 Agustus 2008. MZ telah dinyatakan lulus program Doktor dan telah mengikuti AcaraWisuda ITB pada Oktober 2008.

B. PERMASALAHAN PLAGIARISME

  1. Plagiarisme yang dilakukan oleh MZ mencakup plagiasi makalah ilmiah dan plagiasi Disertasi program Doktornya.
  2. Makalah ilmiah MZ yang berjudul “3D topological relations for 3D spatial analysis” yang pengarangnya tercantum sebagai Mochammad Zuliansyah, Suhono Harso Supangkat, Yoga Priyana dan Carmadi Machbub dan dipresentasikan pada the IEEE International Conference on Cybernetics and Intelligent Systems di Chengdu China, 21-24 Sptember 2008; telah diketemukan oleh komite IEEE sebagai plagiasi dari paper yang berjudul “On 3D Topological Relationships” yang dikarang oleh Siyka Zlatanova dan dipresentasikan pada the 11th
    International Workshop on Database and Expert System Application, DEXA 2000, pp. 913-919. IEEE mengkategorikan plagiasi yang dilakukan oleh MZ sebagai plagiasi Level 1 (paling berat).
  3. MZ telah mengirimkan permintaan maaf kepada pihak IEEE melalui jalur e-mail untuk kesalahan plagiasi yang dilakukannya. MZ juga menginformasikan pada IEEE bahwa plagiasi makalah ilmiah ini dilakukan oleh dia sendiri tanpa sepengetahuan para penulis pendamping (co-authors). Dalam hal ini IEEE telah memutuskan bahwa MZ dilarang (banned) untuk publikasi pada semua bentuk publikasi IEEE selama 3 tahun sejak April 2009.
  4. Berkaitan dengan kemungkinan plagiarisme dalam penulisan disertasi yang dilakukan oleh MZ, tim Dekanat dan para Guru Besar di lingkungan STEI ITB, telah melakukan penelaahan terhadap Disertasi saudara MZ yang berjudul “Model Topologi Geometri Spasial 3 Dimensi” serta disertasi Dr. Siyka Zlatanova yang berjudul “3D GIS for Urban Development” dari Graz University of Technology, Austria tahun 2000. Tim menyimak bahwa disertasi MZ telah banyak mengambil bahan dan ide dari disertasi Dr. Siyka Zlatanova tanpa sama sekali menyebutkan sumbernya. Tim berpendapat bahwa disertasi MZ merupakan plagiasi dari disertasi Dr. Siyka Zlatanova.
  5. MZ telah mengirimkan permintaan maaf kepada Rektor ITB, Dekan STEI, para pembimbing program Doktor, komunitas dosen dan juga alumni ITB melalui jalur e-mail, atas kesalahan plagiasi yang dilakukannya. MZ menyampaikan bahwa plagiasi ini dilakukan oleh dia sendiri tanpa sepengetahuan para pembimbingnya. MZ juga telah mengundurkan diri dari status calon CPNS dosen ITB tahun 2008-2009.

D. PERNYATAAN SIKAP ITB
Setelah mempelajari semua fakta yang terkait dan mempertimbangkan masukan dari pimpinan MWA (Majelis Wali Amanat), pimpinan SA (Senat Akademik), pimpinan MGB (Majelis Guru Besar), Rektor ITB atas nama ITB menyatakan bahwa :

  1. Plagiarisme yang dilakukan oleh saudara Mochamad Zuliansyah dalam penulisan makalah ilmiah dan disertasi telah dilakukan dengan kesengajaan tanpa diketahui sama sekali oleh para pembimbingnya yaitu Prof. Carmadi Machbub, Prof. Suhono Harso Supangkat, dan Dr. Yoga Priyana.
  2. ITB secara institusi sangat menyesalkan terjadinya kejadian ini, dan dengan tulus meminta maaf pada Dr. Siyka Zlatanova, IEEE, seluruh pemangku kepentingan ITB, serta komunitas akademik nasional maupun internasional. ITB juga akan segera mengirimkan surat permintaan maaf langsung ke Dr. Siyka Zlatanova dan IEEE.
  3. Karena disertasi Mochamad Zuliansyah merupakan hasil plagiasi dari disertasi Dr. Siyka Zlatanova, maka sesuai dengan Peraturan Akademik dan Kemahasiswaan yang berlaku di lingkungan ITB, dan juga kode etik ilmiah yang berlaku universal, maka disertasi dan ijazah
    Doktor dari Mochamad Zuliansyah dinyatakan tidak berlaku.
  4. Para pembimbing program Doktor dari Mochammad Zulfiansyah telah kurang cermat dalam melaksanakan proses pembimbingan sehingga proses plagiasi tidak terdeteksi dari awal, dan secara moral ikut bertanggung jawab terhadap terjadinya plagiasi tersebut. Untuk itu Rektor ITB telah menegur secara tertulis masing-masing pembimbing atas kekurang cermatan dalam proses pembimbingan tersebut.
  5. Agar kasus sejenis tidak terjadi lagi di masa mendatang, maka ITB akan secara serius melaksanakan upaya-upaya penyempurnaan academic environment yang dapat menjamin tetap tegaknya kinerja, kualitas serta nilai-nilai akademik yang baik dan membanggakan
    semua pihak.

Bandung, 23 April 2010
Rektor ITB
Prof. Akhmaloka, PhD

Sumber: Situs ITB – http://www.itb.ac.id/files/12/20100423/pressRelease23042010.pdf

Facebook Comments