Pilkada tahun 2010 ini merupakan tahun kebangkitannya para kaum perempuan di Sumatera Utara. Hal ini terbukti dengan bermunculannya para kandidat perempuan dalam bursa pemilihan kepala daerah di berbagai kabupaten/kota di Sumut.

Para kandidat tersebut yakni, Ir Hj Nurlisa Ginting MSc calon Wakil Walikota Medan, Ir Nelly Armayanti MSP calon Wakil Walikota Medan, dr Ria Novida Telaumbanua calon Walikota Pematang Siantar, Nuriati Damanik calon Wakil Bupati Simalungun, Helmiati calon Bupati Asahan yang diwakili tim sukses dan Siti Aminah calon bupati Karo yang diwakili tim suksesnya Lusia.

Kamis, (22/4), para kandidat tersebut berkumpul di Wisma Kartini. Para kandidat tersebut diundang Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumut untuk menyampaikan visi dan misi yang akan mereka bawa dalam pertarungan pemilihan kepala daerah dalam waktu dekat ini.

Dalam debat itu para kandidat memaparkan visi dan misinya agar terpilih menjadi pejabat di daerahnya masing-masing. Seperti diungkapkan Nurlisa Ginting yang mendampingi Sigit Pramono Asri untuk menjadi orang nomor satu di kota ini mengungkapkan, jika lolos, Medan diutamakan dengan ketaqwaan. Dengan bertaqwa, orang-orang akan lebih takut untuk melakukan pelanggaran. Dia juga akan memperjuangkan KTP berasuransi kesehatan, pendidikan gratis, mengembangkan dan memberdayakan home industri untuk kaum perempuan, berikut melakukan pelatihan agar mereka lebih mandiri.

Sementara, Nelly Armayanti, yang mendampingi Sofyan Tan berjanji akan memperjuangkan kuota 30 persen perempuan untuk duduk menjadi kepala dinas, dan penerimaan PNS harus melalui fit and profit test untuk menghindari permainan uang.

Kandidat lainnya, calon walikota Pematang Siantar dr Ria lebih mengedepankan kesehatan dan pendidikan. Karena hingga kini, masyarakat masih banyak yang belum dapat menikmati pelayanan kesehatan, terutama masyarakat miskin. Calon Wakil Walikota Simalungun Nuriati menyampaikan akan berupaya meminimalisir ilegal logging yang terjadi di Simalungun dan akan membuat Simalungun MANTAP, Makmur, Adil, Nyaman, Taqwa, Aman dan Berbudaya.

Tujuan

Ketua Panitia Kemala Wati mengungkapkan tujuan digelarnya, debat visi misi kandidat yang turut disaksikan Ketua BKOW Sumut Ny Zakaria Siregar dan puluhan wanita dari berbagai organisasi tersebut untuk mengetahui kualitas dari para kandidat. “Kita ingin tahu apa visi misi para kandidat perempuan untuk memimpin kota/kabupaten ke depan. Apakah mereka juga peduli dan akan memperjuangkan kaum perempuan,” ujar Kemala.

Dikatakan Kemala, debat tersebut tadinya mengundang 8 kandidat perempuan yang bertarung dalam pilkada. Namun yang hadir hanya empat kandidat, dua diwakili, dua lagi dari Nias dan Labusel tidak hadir.

Ketua BKOW Sumut Ny Zakaria Siregar mengungkapkan, pada dasarnya BKOW sangat mendukung para perempuan maju dalam pilkada. Apalagi tahun ini, jumlah perempuan yang maju dan akan bertarung di berbagai daerah lumayan banyak diikuti perempuan. “Sekarang perempuan sudah bangkit dan berani tampil. Diharapkan, mereka berhasil,” kata Ny Zakaria sembari mengimbau para kaum perempuan hendaknya memilih perempuan dengan syarat, perempuan yang dipilih harus berkualitas, berpendidikan dan paling utama mau memperjuangkan kaum perempuan.

(analisa)

Facebook Comments