Pelantikan 25 anggota DPRD Kota Gunungsitoli masa bakti 2010-2015, di Gedung Nasional, Selasa (20/4), dihadiri pejabat Walikota, Ketua Pengadilan Negeri, Wakil Bupati Nias, Sekda Nias, unsur Muspida, tokoh masyarakat.

Mereka adalah, Agustinus Lase SH, Alisõkhi Harefa SE, Damiri Gea SH, Armansyah Harefa SE, Ridwan Saleh Zega, Arosekhi Harefa, Faeriani Zega, Orudugõ Halawa, Alfonsus Marianto Telaumbanua, Filifo Waruwu, Ekodius L Harefa, Yanto, Hadirat Syukur Totona Gea, Ainil Wardah Polem, Meiman Harefa, Ya’atoziduhu Laoli, Sowa’a Laoli, Frince Sorani Sumarlius Gea, Jhon Kristian Zxiliwu, Temani Halawa, Yasman Zebua, Otomosi Harefa, Tolna Lindungi Gea SSos, Beziduhu Harefa, Imanuel Ziliwu.

Pejabat Walikota Gunungsitoli Drs Martinus Lase MSP mengatakan bahwa peran DPRD sangat strategis dalam kerangka mewujudkan kedaulatan rakyat dan menciptakan kehidupan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah.

Berdasarkan pengalaman yang terjadi di berbagai daerah hubungan eksekutif dengan legislatif penuh warna dan dinamika, dan terkadang karena perbedaan pendapat dan pandangan, maka terkadang mekanisme pemerintah terlambat.

“Namun kami tetap percaya bahwa pemerintah daerah dan DPRD Kota Gunungsitoli sama sama mempunyai prinsip dan komitmen membangun kota ini lebih maju lagi,” ujarnya.

Ketua DPRD Gunungsitoli Sowa’a Laoli dari Partai Demokrasi mengatakan bahwa tantangan penyelenggara pemerintah kota kedepan ini makin berat, seiring perkembangan dan tuntutan masyarakat yang terus meningkat.

“Untuk itu seluruh unsur penyelenggara pemerintah harus mampu mengambil kebijakan stategis secara terpadu, terukur dan terkoordinasi,” katanya. (Harian Global, 21 April 2010).

Facebook Comments