Warga Pasaman Barat Tolak Pemukiman Liar

Wednesday, April 21, 2010
By fune

Simpang Empat – Pasca ratusan warga Jorong Giri Maju mendatangi kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatra Barat, yang menuntut ketegasan Pemkab setempat dalam meyikapi keberadaan penduduk liar yang dianggap telah merusak kelestarian hutan lindung di kaki Gunung Pasaman Jorong Giri Maju Kenagarian Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo akhirnya tim gabungan yang dijanjikan oleh Bupati Syahiran mendatangi lokasi pemukiman liar tersebut.

Tim gabungan yang terdiri atas Dinas Kehutanan, Dinas Catatan Sipil, Kesebangpol Linmas, anggota DPRD, TNI, Polri serta tokoh masyarakat setempat dan dipimpin langsung oleh Darul Chutni, Asisten I Pemkab Pasbar tersebut telah melihat kondisi hutan lindung yang telah digarap secara liar oleh warga Nias tersebut.

“Memang benar telah terjadi penebangan hutan lindung secara liar di kaki Gunung Pasaman dan diperkirakan sekitar 200 Ha hutan lindung di kawasan tersebut telah digarap dan ditanami dengan tumbuhan coklat dan Nilam” ungkap Ir.Nofdinal, Kepala Dinas Kehutanan Pemkab Pasbar.

“Perbuatan mereka ini telah melanggar UU No. 41 tentang kehutanan karena kawasan hutan lindung tersebut tidak boleh ditebang oleh penduduk bahkan dihuni sebagai suatu pemukiman penduduk,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Jorong Giri Maju Hendri Dunan mengatakan hasil tinjauan langsung tim gabungan tersebut telah menghasilkan kesepakatan dengan para warga Nias bahwa mereka diberikan tenggang waktu hingga 28 April 2010 untuk mengosongkan lokasi hutan lindung tersebut.

“Diperkirakan ada sekitar 300 orang telah mendiami hutan lindung tersebut dan apabila hingga batas waktu yang sudah ditentukan maka warga Jorong Giri Maju mengancam akan melakukan tindakan pengosongan secara paksa dan anarkis apabila warga Nias tidak mentaati kesepakatan pengosongan lahan yang telah dibuat,” tegas Hendri dengan nada mengancam.

(indowarta)

Tags:

5 Responses to “Warga Pasaman Barat Tolak Pemukiman Liar”

  1. 1
    eliaman zebua Says:

    “…warga Jorong Giri Maju mengancam akan melakukan tindakan pengosongan secara paksa dan anarkis…”
    Menjadi keprihatinan kita bersama apabila cara-cara seperti ini dilakukan oleh masyarakat dan “didukung penuh” oleh pemkab untuk melanggengkan kekuasaan.
    Mudah-mudahan tidak ada motif lain dibalik ini semua.

  2. 2
    usman havisha Says:

    seharusnya warga nias sadar, krn ini sudah melampaui batas dan melanggar uu no 41 tentang kehutanan lindung..tp yang sangat di sayangkan pemda setempat kurang tegas menaggapinya..karena kita sudah melihat dampaknya jika musibah terjadi di negeri kita ini..korbannya adalah kita semua..siapa lagi kalau bukan kita yang melindungi hutan kita..kita minta kesadarannya kita tidak pandang bulu..wahai pejabat pak bupati sekali lagi tolong di perhatikan..maju terus pasaman barat..

  3. 3
    usman Says:

    saya mendukung tindakan jorong giri maju karena ini adalah jalan satu-satunya yang di tempuh..sudah di kasih hati dia minta jantung..ini ranah kita..harga diri kita tidak mau di injak2 siapapun dia..sudah di sepakati jalan keluar tapi tidak di sepakati..bahkan dia bertutur dia rela mati..tu artinya sudah melawan atau melanggar janji yang telah di sepakati..apakah kita diam saja..?????????
    ga wajarkan kalau kita diam..!kita bukan sendiri banyak sanak family kita yang akan kena dampaknya..maju terus hendri dunan..hidup hendri dunan..

  4. 4
    yoggy Says:

    sadar lah … lah jaleh wk manumpang jang lo bahabihan gunung pasaman tu.. ndak patuik wak ontok jo.. lw paralu parang jo lh leh…!!!!
    maju pasaman barat!!!!!!!!!!!

  5. 5
    Steven Robin Says:

    ada artikel yg lain nya ngak? tlong bgi info ny

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

April 2010
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930