Provinsi Nias Solusi Atasi Ketertinggalan

Wednesday, April 21, 2010
By borokoa

GUNUNGSITOLI: Bupati Nias, Binahati B Baeha, SH mewakili 5 kepala daerah di Pulau Nias mengatakan latar belakang pendeklarasian Provinsi Nias dipicu pengalaman selama ini, di mana masyarakat Nias diombang-ambingkan oleh kepentingan daerah di luar Nias. Selain itu, pembentukan Provinsi Nias salah satu solusi keluar dari ketertinggalan.

Hal itu disampaikan saat pengukuhan Pengurus Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Nias, yang merupakan tindaklanjut pendeklarasian Provinsi Nias sebelumnya oleh para deklarator bertempat di Ruang Sidang DPRD Nias, Rabu (17/2).

Lebih lanjut Binahati mengatakan, disadari atau tidak, pembentukan BPP Provinsi Nias akan menimbulkan pro kontra di tengah-tengah masyarakat termasuk yang mengaku dirinya tokoh masyarakat. Hal ini, kata Binahati, karena orang-orang yang mengaku tokoh masyarakat ini belum memahami apa yang menjadi tujuan dari pembentukan provinsi di Nias.

‘’Proses pemekaran butuh waktu panjang. Perjuangan pemekaran provinsi Nias belum tentu dapat terwujud 5 hingga 10 tahun ke depan, dan untuk itu agar hal ini dapat terwujud masyarakat harus memulainya dari sekarang,’’ kata Binahati. (a35)

Bupati Nias Selatan, Fahuwusa Laia, SH.M.Hum, Bupati Nias, Binahati B Baeha, SH, Ketua Tim Deklarator, Pdt. Beni Gulo dan Ketua DPRD Nias Selatan, Efendi saat menyerahkan Surat Keputusan kepada Pengurus BPP Provinsi Nias di Ruang Sidang DPRD Nias, Rabu (17/2). (Waspada – www.waspada.co.id – 18 April 2010).

Tags:

4 Responses to “Provinsi Nias Solusi Atasi Ketertinggalan”

  1. 1
    Gatawaena Says:

    Sebagai salah seorang warga kepulauan Nias saya boleh berbangga dengan wacana pembebtukan Propinsi Nias selama tujuannya murni untuk kemajuan dan melepaskan Nias dari ketertinggalan. Itu sah-sah saja asalkan murni untuk menghindarkan Nias dari desentralisasi ekonomi dan mengejar ketertinggalan yang selama ini terjadi selama bergabung di Prop Sumut.

    Hanya saja perlu kita sadari dan mempertanyakan, apakah semua ini tidak sama halnya dengan keluar dari mulut harimau masuk ke dalam mulut buaya? Kita wajar berasumsi bahwa semoga hal ini tidak didasari dengan tujuan memperkuat dinasti bagi orang-orang yang haus kekuasaan.

    Kita sudah melihat bukti nyata pemekaran ke Nias menjadi 4 Kabupaten dan 1 kota yang sampai saat ini masih menyisakan duka dan polemik dimana-mana. Secara kasat mata kita melihat bahwa kabupaten/kota yang baru terbentuk masihlah seumur jagung dan masih membutuhkan kerja keras untuk membuatnya solid dan sanggup berdiri tegak baik dalam administrasi, perekonomian, maupun pemerintahan.

    Bagaimana kita memisahkan diri membentuk pemerintahan sendiri apabila kita masih morat-marit dalam perekonomian dengan tidak adanya penanganan sumber PAD yang profesional? Kita perlu pembenahan dulu maunya dari bawah baru kita berani mengambil langkah.

    Untuk mendeklarasikan propinsi Nias itu, dibutuhkan persatuan dan kesolidan kelima kepala daerah yang ada di Nias saat ini. Tapi apa nyana? Di atas disebutkan bahwa Bupati Nias mewakili 5 kepala daerah, namun buktinya kita melihat sendiri bahwa hanya Bupati Nias & Nias Selatan yang ada di situ.

    Saya bukan anti pembentukan propinsi Nias, tapi saya peduli terhadap Nias ke depannya. Harapan kita semoga Propinsi Nias nantinya tidak menjadi tempat bagi-bagi kekuasaan dan lumbung korupsi bagi pemerintah yang mau memerintahnya. Kita doakan semoga yang sudah korupsi bisa bertobat dan mempertanggungjawabkan apa yang telah ditaburnya selama ini. Majunya Nias adalah untuk kita juga sehingga perlu orang-orang yang berintegritas dan ber-iman untuk memimpin Nias ke depannya.

  2. 2
    Martin Langs Deden Gea Says:

    Nafsu dan keinginan serta mimpi adalah salah satu keunggulan manusia dibandingkan dengan makhluk lain di bumi ini, hanya saja jangan melampaui batas kemampuan dan batas pemikiran, karena resikonya fatal. Kalau tidak mati tegang bisa jadi gila. Wacana untuk membebaskan pulau Nias dari segala ketertinggalan patut di ancungi jempol, hanya saja, sudahkah pemerintah mengelola dengan baik daerah otonom yang sudaha ada? atau otonomi hanya dijadikan sebagai media untuk mengakomodir berbagai kepentingan yang sedang menganggur saat ini?. Kalau menurut saya sebagai orang kampung, lebih baik diurus dulu dengan baik daerah otonomi baru, soal propinsi Nias kedepan bukan hanya pemikiran satu orang, dan saya yakin jika daerah yang daerah yang sudah mekar ini diurus dengan baik, maka tidak ada kendala pemerintah pusat untuk tidak menyetujui rencana propinsi Nias.

  3. 3
    analis harefa Says:

    Dasar apa bupati Nias mewakili seluruh kepala daerah di Nias? Dasar apa pula mau membentuk Provinsi Nias? Atas dasar kekuasaan birokrasi politis itukah???

    Wahai bupati Nias, bupati, wakilbupati, walikota, wakilwalikota di Pulau Nias yg definitif/pjs, urus saja pembangunan & kesejahteraan didaerahmu masing-masing. Itulah TUPOKSI mu!!! Jangan alihkan perhatian seolah-olah wacana Propinsi Nias itu skala prioritas UTAMA, hanya karna Anda tak mampu membangun & sejahterakan rakyatmu disaat periode Anda!!

    Ini provokasi bupati gaya TOP-DOWN rencana Propinsi Nias kentara kali kemauan elit!!! Bukan keinginan rakyat! Kalok keinginan rakyat BOTTOM-UP tumbuh mulai orang-perorang, pokmas, organisasi (sosial, masyarakat, keagamaan, politik) terus maunya disalurkan ke DPRD masing-masing. Ini malah yg berkoar bupati mewakili semua kepala daerah ke DPRD Nias, buat SK segala. Logika terbalik (para) bupati!!! Astaga!

  4. 4
    agusman halawa, SE Says:

    sebagai rakyat yang lahir bersama tumpahan darah ibunya di pulau nias tercinta saya merasa bangga atas inisiasi kedua kepala daerah yaitu F. Laia, SH. MH (Bupati Nisel)dan Binahati B. Baeha, SH (Bupati Nias) dkk, yang telah memprakarsai pembentukukan sebuah propinsi baru di pulau nias yaitu Provinsi Nias, saya sepakat dengan wacana itu. Tapi sabagai putra nias, saya sangat berharap sebagai senioritas pemimpin sekepulauan nias saat ini dapat memberikan berbagai kontribusi pemikiran konseptual dalam memperbaiki, menata, membangun pulau nias terlebih dahulu, sehingga implementasi UU No. 32 tahun 2004 tentang otonomi daerah dan UU No. 33 Tahun 2004 tentang perimbangan keuangan daerah dengan pusat dapat teraplikasikan secara maksimal. Relevansinya dengan peraturan pemerintah tentang syarat pembentukan sebuah propinsi baru dapat terpenuhi sesui kondisi real, sehingga tiada keraguan lagi dihati Gubsu, DPRDSU, mendagri, menotda,presiden dan DPR RI menyetujuinya.Kita menyadari bersama bahwa perwujudan sebuah propinsi baru butuh proses lama, dukungan bersama dari semua pihak.Wacana pembentukan propinsi nias sah-sah saja. Kemudian perlu diingat bahwa pemerintah pusat terlalu sayang dengan masyarakat pulau nias pasca tragedi gempa dan tsunami yang menimpa nias 2005, dengan mudah menyetujui usul pemekaran Kab./Kota (Kota Gunungsitoli, Kab. Nias Utara dan Kab. Nias barat) ditambah Kab. Nias induk dan Kab. Nias Selatan.Momentum baik ini kiranya dapat dimanfaatkan para pemimpin teras(Bupati & DPRD) sepulau nias dalam memperbaiki, menata, dan membangun daerah pulau nias dari perpektif ekonomi,sosial, budaya, pariwisata, terlebih-lebih dunia pendidikannya secara kolektif dan kolega, sehingga SDM, perekonomian masyarakat nias cepat meningkat dan tidak ketinggalan dengan Kab/kota maju lainnya serta dapat bersaing dikancah regional maupun nasional diberbagai aspek kehidupan. Kita berharap pemerintah Daerah sepulau nias agar dapat memberikan beasiswa kepada siswa-siswi berprestas sebagai asset daerah, menghimbau para putra-putri Pulau nias dimana pun wilayah keberadaanya diseluruh tanah air indonesia untuk kembali ketanah nenek moyangnya, tanah kelahirannya untuk menyumbangkan berbagai potensi yang dimiliki seperti; pikiran, waktu, tenaga dan materi untuk bangun pulau nias dan serta diberikan pekerjaan atau lebih diprioritaskan dalam setiap peluang kerja kedepan oleh pemerintah setempat.saya yakin propinsi nias akan terwujud……….!!!!
    dari Kami…..Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Nias (IMAPNIS) Sibolga/Tapanuli Tengah (Agusman/Ketua Umum).

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

April 2010
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930