GUNUNGSITOLI: Bupati Nias, Binahati B Baeha, SH mewakili 5 kepala daerah di Pulau Nias mengatakan latar belakang pendeklarasian Provinsi Nias dipicu pengalaman selama ini, di mana masyarakat Nias diombang-ambingkan oleh kepentingan daerah di luar Nias. Selain itu, pembentukan Provinsi Nias salah satu solusi keluar dari ketertinggalan.

Hal itu disampaikan saat pengukuhan Pengurus Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Nias, yang merupakan tindaklanjut pendeklarasian Provinsi Nias sebelumnya oleh para deklarator bertempat di Ruang Sidang DPRD Nias, Rabu (17/2).

Lebih lanjut Binahati mengatakan, disadari atau tidak, pembentukan BPP Provinsi Nias akan menimbulkan pro kontra di tengah-tengah masyarakat termasuk yang mengaku dirinya tokoh masyarakat. Hal ini, kata Binahati, karena orang-orang yang mengaku tokoh masyarakat ini belum memahami apa yang menjadi tujuan dari pembentukan provinsi di Nias.

‘’Proses pemekaran butuh waktu panjang. Perjuangan pemekaran provinsi Nias belum tentu dapat terwujud 5 hingga 10 tahun ke depan, dan untuk itu agar hal ini dapat terwujud masyarakat harus memulainya dari sekarang,’’ kata Binahati. (a35)

Bupati Nias Selatan, Fahuwusa Laia, SH.M.Hum, Bupati Nias, Binahati B Baeha, SH, Ketua Tim Deklarator, Pdt. Beni Gulo dan Ketua DPRD Nias Selatan, Efendi saat menyerahkan Surat Keputusan kepada Pengurus BPP Provinsi Nias di Ruang Sidang DPRD Nias, Rabu (17/2). (Waspada – www.waspada.co.id – 18 April 2010).

Facebook Comments