Canberra (NO) – Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono tiba di Canberra, hari Selasa (9/03/2010) dalam rangka kunjungan kenegaraan selama dua hari di Australia.

Pada hari pertama kunjungannya, Presiden SBY diangkat menjadi Honorary Companion of the Order of Australia atas usahanya “mempererat hubungan Australia-Indonesia, dan memajukan demokrasi dan pembangunan di Indonesia”. Dengan pengangkatan ini, SBY di mata Australia menjadi “teman sejati”. Penghargaan itu disampaikan langsung oleh Gubernur-Jenderal Australia Quentin Bryce.

Di antara penerima pengharagaan itu sebelumnya adalah pemimpin Oposisi Burma, Aung San Suu Kyi, Ibu Teresa, Nelson Mandela dan mantan Perdana Menteri Malaysia Tunku Abdul Rahman Putra.

Menurut pernyataan dari kantor Perdana Menteri Australia, Kevin Rudd, di bawah kepemimpinan Presiden Yudhoyono, “hubungan antara kedua negara kita telah semakin erat”.

Rabu besok, Presiden Yudhoyono akan berpidato di depan parlemen Australia, yang menurut Kevin Rudd merupakan “tonggak penting” dalam hubungan Australia dengan Indonesia.

“Besok akan melambangkan sejauh mana telah kita capai”, kata Kevin Rudd di depan Parlemen Australia hari ini.

Sore ini SBY menghadiri upcara peletakan karangan bunga di Australian War memorial.

Dalam kunjungan kali ini SBY diduga akan membicarakan dengan pihak Australia berbagai masalah yang berkaitan dengan hubungan kedua negara, antara lain persetujuan perdagangan bebas Indonesia-Australia dan keamanan. (brk*)

Facebook Comments