Anak-Anak Pedalaman Nias Masih Alami Gizi Buruk

Wednesday, January 27, 2010
By nias

Indonesia adalah negara kepulauan yang kaya akan hasil alamnya. Walaupun demikian, masih banyak saudara-saudara kita yang tinggal di daerah pedalaman, terutama anak- anak mengalami kekurangan gizi ataupun berpotensi besar untuk kekurangan gizi. Selain keadaan hidup mereka yang dibawah garis kemiskinan, hal tersebut disebabkan juga oleh kurangnya pengetahuan orang tua tentang kesehatan dan hidup sehat.

Menyikapi hal tersebut, wafer Tango sebagai wafer sehat bernutrisi ingin berbagi nutrisi layak bagi anak-anak Indonesia yang tinggal di daerah terpencil dan terbelenggu masalah kekurangan gizi. Menurut Yuna Eka Kristina selaku PR Manager OT, melalui pemberitaan media massa dapat dilihat bahwa tingkat kecukupan gizi di Indonesia terutama di daerah-daerah terpencil masih sangat rendah. Oleh karena itu, wafer Tango tergugah untuk turut mengambil tindakan nyata membantu mereka. “Untuk itulah Program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia diluncurkan. Sementara ini, Tango fokus kepada 2 daerah dulu, yaitu Kabupaten Nias dan Ruteng, Nusa Tenggara Timur. Pemilihan kedua daerah tersebut berdasarkan survei pendahuluan yang telah dilakukan oleh pihak OBI,” tambah Ibu yang sudah lama berkecimpung di dunia PR ini.

Tango sadar bahwa hal ini tidak akan bisa maksimal apabila dilakukan sendiri. Oleh karena itu, melalui program ini, wafer Tango ingin menginspirasi para konsumennya untuk saling
berbagi.

“Pasalnya hasil dari penjualan Tango, akan disisihkan untuk program peduli gizi ini. Jadi jika konsumen membeli Tango, maka konsumen tidak hanya dapat menikmati nutrisi yang di kandung oleh Tango, tetapi juga membantu anak-anak di luar sana untuk mendapatkan gizi yang lebih baik,” tambah Yuna.

Program ini bekerjasama dengan Yayasan Obor Berkat Indonesia (OBI) selaku pelaksana program di lapangan. Ada 2 aktivitas besar yang akan dilakukan, yaitu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan mendukung dana operasional Feeding Centre yang dikelola oleh OBI. Pemberian Makanan Tambahan adalah program pemberian gizi yang akan ditujukan untuk anak-anak usia 5 – 12 tahun, setelah sebelumnya dilakukan survei data Antropometri (Berat Badan/BB; Tinggi Badan/ TB; Lingkar Lengan/ LILA ), untuk memastikan kondisi gizi dan sebagai parameter evaluasi ke depannya. Pada program PMT ini, anak- anak akan diberikan makanan bergizi 4 sehat 5 sempurna serta wafer Tango sebagai pelengkap nutrisi. Sedangkan Feeding Center diperuntukkan bagi anak gizi buruk yang membutuhkan perawatan intesif dari staf medis.

Di Feeding Center, anak-anak harus menjalani rawat inap. Setiap hari perkembangan mereka akan dipantau oleh dokter spesialis anak. Pemberian makanan pun sangat diperhatikan. Jumlah kalori yang diberikan akan disesuaikan dengan kondisi anak tersebut. Selain itu, orang tua si pasien pun mendapatkan edukasi mengenai pentingnya kesehatan dan gizi bagi anak-anak mereka termasuk didalamnya pemberian gizi yang seimbang terhadap anak. Melalui program ini, 500 anak Indonesia akan mendapatkan tambahan gizi.

Angka tersebut diluar pasien yang mendapatkan perawatan intensif dari Feeding Center. Untuk Kabupaten Nias, bantuan PMT akan terbagi dalam 3 desa, yaitu Desa Sitolu Banua, Desa Baledano, dan Desa Sisarahili. Untuk masing-masing desa kita bagi kepada 100 anak yang membutuhkan berdasarkan survei yang telah dilakukan terlebih dahulu. Sedangkan anak-anak yang terdeteksi memiliki status gizi sangat buruk sehingga membutuhkan tindak lanjut, dapat langsung mendapatkan perawatan intensif di fasilitas Feeding Center yang terdapat di Kabupaten Nias. Dalam setahun, Feeding Center tersebut dapat menampung sekitar 72 anak yang mengalami gizi buruk hingga tingkat gizi sangat buruk.

Seiring dengan diluncurkannya “Program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia” ini, Tango pun meluncurkan website www.tangopeduligizi.com. Segala informasi mengenai Program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia dapat dilihat disini.

Jadi, mari kita semua saling bahu membahu agar seluruh anak Indonesa tersenyum puas karena gizi mereka terpenuhi. (Rileks.com, 26 Januari 2010)

Tags: ,

Komentari

Kalender Berita

January 2010
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031