Ibu Bantai 5 Anak Kandung di Nias, 3 Tewas

Tuesday, December 29, 2009
By susuwongi

Gunungsitoli, (Analisa) — Diduga karena sakit hati kepada suami dan anaknya, seorang ibu berinisial SN (30) penduduk Dusun VI Desa Fatodano Kecamatan Ulugawo membunuh lima anak kandungnya dengan sebilah parang, Sabtu (26/12).

Dari pembataian itu, tiga anak korban yang merupakan anak kandung tersangka, Ferina Nduru (10), Fonaha Nduru (8) dan Ferius Nduru (3) meninggal dunia. Sedangkan dua lagi Ferida Nduru (7) dan Foloo Nduru (5) hingga saat ini masih mendapatkan perawatan yang intesif di RSU Gunungsitoli.

Kapolres Nias AKBP Wawan Munawar SIk MSi didampingi Kapolsek Idanogawo Iptu Arius Zega di ruang kerjanya Senin (28/12) kepada wartawan mengatakan, terungkapnya kasus pembantaian itu, bermula Minggu (27/12) ada informasi dari Polsek Idanogawo.

Mendapat informasi itu, polisi menuju lokasi dan hasil bukti yang didapatkan di lokasi, polisi menahan tersangka SN ibu kandung para korban. Kapolres Nias menuturkan, hasil pemeriksaan dan keterangan tersangka, pembantaian kelima korban ketika suami tersangka bernama Talizanolo Nduru memberi tahu tersangka dia akan merantau di luar Nias serta suaminya berniat akan membawa kelima anak mereka ke perantauaan.

Mendengar itu, tersangka sedih dan merasa sakit hati kepada suaminya serta tidak bisa menerima kenyataan itu. Selain sakit hati atas niat suaminya, pada Jumat (25/12) salah seorang korban dari lima anaknya mengata-ngatai ibunya sehingga membuat tersangka semakin sedih dan sakit hati.

Ketika para korban sedang tidur, tersangka bangun dan mengambil sebilah parang terletak tidak jauh dari tempat tidur. Sedangkan suaminya sedang mengikuti acara Natalan di kampung tetangga berjarak sekitar 3 km dari rumah korban. Tersangka membantai kelima anaknya dengan sebilah parang.

Hingga saat ini, tersangka masih ditahan di Mapolres Nias untuk pemeriksaan lebih lanjut serta barang bukti berupa sebilah parang yang masih berlumuran darah, baju korban Ferida Ndraha dan baju tersangka.

Tersangka ketika ditanya Analisa di Mapolres Nias mengaku melakukan hal itu karena sakit hati kepada suami dan anak-anaknya. Saat ditanya apakah menyesal melakukan hal itu, tersangka menyatakan tidak menyesal sedikit pun. Dari aksi pembantaian itu, tambah Talizanolo Nduru hanya tinggal seorang anak mereka yang selamat, Kafina Nduru (1,5) dan saat pembataian Kafina berada di atas ayunan. (kap/esp)

Sumber: Analisa

17 Responses to “Ibu Bantai 5 Anak Kandung di Nias, 3 Tewas”

Pages: [1] 2 » Show All

  1. 1
    Sabar Mendrofa Says:

    sungguh sangat sedih, setan telah menguasai hati dan pikiran ibu ini… sehingga dia tega membantai anak-anaknya, seharusnya pihak kepolisian perlu memeriksakan kejiwaan ibu ini kerumah sakit jiwa sebelum dia di introgasi. kalau hanya dengan alasan suaminya dan kelima anaknya pergi merantau, menurut saya tidak cukup alasan buat ibu ini melakukan hal demikian. akan tetapi pasti ada masalah besar yang timbul dikeluarga ini, yang tidak terjangkau pikirannya sehingga terjadi kekosongan berpikir dan oleh SETAN menguasai kekosongan tersebut disamping ke-IMANAN dan penyerahan diri kepada Tuhan Yesus yang sangat-sangat kurang ( Nihil)dalam kehidupuan keluarga ini.
    saya yakin bahwa kita semua sangat prihatin dengan keluarga ini….
    tetapi tidak ada yang bisa kita lakukan selain berdoa kepada Tuhan buat keluarga ini… semoga Tuhan memberikan jalan yang terbaik buat mereka. dan kiranya juga Tuhan menghindarkan Keluarga kita Masing-masing dengan hal-hal seperti ini. dan hanya ada satu jalan yang kita lalui yakni dengan menjalin hubungan kepada Tuhan Yesus, dengan berdoa dan menyerahkan jiwa kita,keluarga kita hanya kedalam tangan pengasihanNya. Syaloom…. Yaahowu!!

  2. 2
    IMAN LASE Says:

    Sadis Bener tu Ibu,….masa anak kandung sendiri….di bunuh….sungguh keterlaluan…ibu ini mungkin kena gangguan jiwa kali ya….

  3. 3
    firman lase Says:

    baguslah klo begitu…
    nikmatilah hari-harimu di di jerujing besi…
    okelah klo begitu…

  4. 4
    Abdorrakhman Gintings, Ph.D. Says:

    Terlalu! Hanya hukuman mati yang pantas buat ibu iblis itu.

  5. 5
    lestari Says:

    sadis bener bu….
    mang ga da jalan keluar ya??? masa ank kandung sendiri dibunuh!
    saya ingin bapak2 yang bertugas menangani hal ne, mengambil keputusan seadil2nya biar hal tu bisa jadi pengalaman bagi yang lainnya, agar tdk terulng lagi.
    selamat bertugas buat bapak2 yang menangani masalah ne.
    jbu 4ever

    lestari

  6. 6
    Mendrofa Says:

    Tuhan…
    Tolong seorang ibu ini, yg telah mengambil keputusan di dlm keputus asaan…
    Amien…

  7. 7
    man harefa Says:

    Tingkat emosional Ditimbulkan karna banyak hal.
    1.Tertekan
    2.Terlalu banyak diam
    3.Ambisi yang berlebihan
    4.Kurang berkomunikasi
    5.Tidak banyak Berdoa
    6.Sempitnya wawasan
    Untuk itu beberapa hal di atas mari kita saling mengoreksi diri sendiri agar Tuhan menyadarkan kitaa dalam segala arah.

  8. 8
    man harefa Says:

    Hukuman yang pantas kepada seorang ibu ini
    1.saya lihat dari kronologis kejadian itu,ibu ini depresi melihat tingkh laku suami dan anak2nya ini.jadi yang pantas hukumannya addalh
    a.Pembinaan rohaninya yang kurang mendalami firman tuhan
    b.hukuman paling tidak 10 tahun penjara dll

  9. 9
    yasman waruwu Says:

    saya berharap ibu dptmenghabiskan masa sisa hidupnya di hotel prodeo krn penjara sementara tidak seimbang dgn perbuatannya kpd anaknya. sungguh KEJAM KAU SEBAGAI SEORANG IBU, yang selayaknya melindungi anaknya.

  10. 10
    yasman waruwu Says:

    saya berharap ibu dpt menghabiskan masa sisa hidupmu di hotel prodeo krn penjara sementara tidak seimbang dgn perbuatan ibu kpd anak ibu yang tidak berdosa itu. sungguh KEJAM KAU SEBAGAI SEORANG IBU, yang selayaknya kau melindungi anak ibu.

Pages: [1] 2 » Show All

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

December 2009
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031