Terkait Penerimaan CPNS di Nias Barat; Puluhan Peserta Ujian CPNS Demo ke Kantor Bupati Lahõmi

Tuesday, December 15, 2009
By nias

Sedikitnya puluhan orang peserta ujian CPNS di Kabupaten Nias Barat (Kanibar) bersama masyarakat tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Nias Barat unjuk rasa di Kantor Bupati Nias Barat di Lahomi, Jumat ( 11/12).

Kedatangan para pengunjukrasa menuntut Pemerintah Kabupaten Nias Barat bertanggungjawab atas hasil seleksi CPNS di Kabupaten Nias barat yang dinilai sarat Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Hal itu, terkait ada perbedaan antara nomor ujian yang dinyatakan lulus dengan nama pemilik nomor ujian.

Selain itu, menuntut pihak Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) segera memberikan penjelasan atau klarifikasi terhadap hasil seleksi CPNS yang sebenarnya. Selanjutnya para pengujukrasa juga menuntut Pemerintah Kabupaten Nias Barat segara mencopot Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Nias Barat Talizokho Halawa, SH karena dinilai tidak bekerja untuk kepentingan masyarakat.

Sebelumnya, Koordinator aksi Atoni Waruwu dalam orasinya juga menyampaikan penyesalan atas sikap PNJ yang tidak mengumumkan hasil CPNSitu di Website PNJ bersamaan dengan pengumuman panitia penyelenggara masing-masing di empat kabupaten/kota di Kepulauan Nias, yakni kabupaten Nias, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat dan Kota Gunungsitoli.

Padahal, sesuai janji PNJ saat menyerahkan hasil seleksi di Mapolres Nias, Minggu (6/12) akan ada pengumuman di Website PNJ bersamaan pada Senin (7/12) pukul 14.00 WIB terkait hasil seleksi itu.

Sementara itu, Bupati Nias Barat Faduhusi Daeli, S.Pd yang menerima pengunjukrasa memberikan penjelasan sedikitpun pemerintah Kabupaten Nias Barat belum dan tidak berhak mengotak atik hasil seleksi yang disampaikan PNJ.

Lompatan
Ada perbedaan antara nomor ujian dengan nama peserta ujian, Bupati Nias Barat mengatakan hal terjadi karena lompatan-lompatan hasil deteksi dari komputer.

Hal senada diutarakan Plt Sekda Nias Barat Zemi Gulo, SH, berdasarkan surat keputusan PNJ yang diterima Kabupaten Nias Barat yang berhak lulus, mereka yang namanya tertera dalam papan pengumuman.

Menanggapi hal itu, Ketua Tim Reses DPRD Sumatera Utara Analisaman Zalukhu, S.Sos yang turun ke Nias kepada wartawan melalui telepon selularnya, Minggu (13/12) mengatakan, penjelasan itu diperoleh juga tim reses dari Bupati Nias Barat pada saat turun ke Nias Barat Jumat (11/12), namun penjelasan itu harus ditinjau apakah sesuai legal formal atau tidak, ini yang perlu dikejar, tegasnya

“Sedang mengenai lompatan hasil deteksi komputer terhadap hasil ujian itu perlu diuji, karena saya sendiri yakin hasil deteksi komputer itu tidak pernah melompat-lompat, hingga menurut saya hal inilah yang perlu di telusuri,” ujarnya sambil ketawa.

Sementara anggota DPRD Sumut Ramli dari Komisi A Ramli melalui telepon selularnya, Minggu (13/12) meminta agar semua pihak menahan diri dalam menyikapi masalah CPNS agar jangan sampai manghambat pembangunan.

Bila ada manipulasi diharapkan pemerintah Kabupaten Nias Barat mengakui dan meminta maaf, kalau perlu ujian kembali, tegasnya.

Selain itu, Ramli mengatakan, pihakya telah melakukan koordinasi dengan pihak PLN Cabang Gunungsitoli terkait kelangkaan listrik di Kepulauan Nias dan hasilnya PLN Gunungsitoli berjanji akan mengadakan tambahan Genset sembari menunggu selesainya genset yang besar yang sedang dipasang dan diupayakan tambahan genset ini bisa difungsikan dalam mengantisipasi kelangkaan listrik satu bulan dalam menghadapi natal dan tahun baru mulai dari tanggal 24 Desember 2009. (Analisa, 15 Desember 2009)

Komentari

Pencarian Berita

Kalender Berita

December 2009
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031