Norwegia Terbaik Dunia Dalam Hal Kualitas Hidup

Saturday, November 21, 2009
By nias

Awal bulan ini Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memeringkat Norweia sebagai negara yang memiliki tingkat kehidupan yang berkualitas terbaik dunia. Australia menempati peringkat kedua dan bisa menggantikan Norwegia pada posisi pertama pada laporan tahun depan.

Laporan Pengembangan Manusia Tahun 2009 dari Program Pembangunan PBB (UNDP) untuk periode 2007/2008 mencakup hal-hal berikut untuk ke 182 yang dikaji Harapan hidup, Pendaftaran sekolah, Pendapatan.

Amerika Serikat merosot menempati tempat ke-13 dan Inggris berada pada posisi ke- 21. Nigeria berada pada peringkat paling bawah yang diikuti oleh Afganistan dan Sierra Leone. Umumnya 10 negara peringkat teratas berada pada kawasan Eropa, yaitu: Norwegia, Australia, Islandia, Kanada, Irlandia, Belanda, Swedia, Prancis, Swiss, Jepang.

Menurut laporan itu umumnya migrasi (perpindahan pendudk) baik internal maupun internasional menuai keuntungan dalam bentuk pendapatan yang lebih tinggi, akses pendidikan dan kesehatan yang lebih baik, dan peningkatan prospek kehidupan bagi anak-anak.

“Para migran itu meningkatkan produktivitas (output) ekonomi tanpa merugikan penduduk lokal. Dan sesungguhnya migrasi bisa membawa efek positif yang lebih luas,” katanya.

Tetapi di pihak lain, “Para migran yang terpinggirkan misalnya yang berstatus temporer atau tak pasti atau karena tingkat pengangguran yang tinggi, bisa terjerumus ke dalam sikap antisosial atau tingkah laku kriminal, yang menegaskan kekuatiran keamanan pihak penduduk lokal” kata laporan itu.

Dr. Klugman, penulis laporan itu mengatakan bahwa mMigrasi bukanlah sesuatu hal yang ditakuti atau sesuatu yang tumbuh diluar kendali.

Dari ke 52 negara yang disurvai, sikap terhadap migrasi umumnya positif. Kenyataannya terjadi kompetisi/persaingan di antara negara-negara maju untuk memperebutkan para migran yang terampil.

Dr. Klugman mengatakan bahwa terjadi persaingan tingkat tinggi di mana negara-negara seperti Australia berhasil merekrut migran terampil dibadingkan dengan sejumlah negara Eropa.

Dr. Klugman selanjutnya mengatakan bahwa diperlukan lebih banyak usaha untuk mengizinkan masuknya migran yang kurang terampil.

“…kebutuhan akan orang-orang yang berketerampilan rendah juga penting (signifikan). Terdapat begitu banyak aktivitas ekonomi yang membutuhkan jasa seperti jasa penjagaan anak, panjagaan orang lanjut usia dan semua pelayanan/jasa lainnya” (workpermit.com/eld/brk).

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

November 2009
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30