Nias Selatan – Kadis Pendidikan Kabupaten Nias selatan, Drs. Sokhizaro Laia melakukan kunjungan kerja (Kunker) Perdana di tiga Kecamatan PP Batu, Hibala dan PP Batu Timur dengan menumpang Kapal KMP Pulau Tello.

bersama para Staf ahli Dinas Pendidikan seperti Ruadat Harita dan juga turut ikut serta beberapa wartawan Lokal yang peliputan.

Kunker Kadis Pedidikan. Dipelabuhan Pulau Tello bersama unsur Muspika 3 Kecamatan dan para Tokoh masyarakat menyambut kedatangan Kadis Pendidikan Kab.Nisel, Bertempat di Aula Kantor Camat PP Batu di Pulau Tello diadakan acara temu ramah Rabu (2/9) antara Kadis Pendidikan Kabupaten Nias selatan dengan Unsur Muspika Kecamatan PP Baru, Kecamatan Hibala dan Kecamatan PP Batu Timur , juga dihadiri oleh Jajaran Pendidikan di 3 Kecamatan serta Guru-guru setempat.

Sambutan tertulis Camat PP Batu Hans Martin Wau, SE secara rinci mengungkapkan berbagai kendala di bidang Pendidikan di 3 Kecamatan Kepulauan yang antara lain Kekurangan Tenaga Guru, ada sekolah yang guru PNS hanya 1 orang dan yang lain GTT, Kehadiran Kepala Sekolah dan Guru-guru sangat memprihatinkan terutama sekolah-sekolah yang ada Di Pulau-pulau itu sehingga proses belajar mengajar tidak terlaksana alias libur.

Hal ini sudah berlangsung lama tanpa ada tindakan dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Nias selatan walaupun telah dilaporkan oleh berbagai kalangan masyarakan di Kepulauan Batu termasuk ekspose diberbagai Media Cetak, jelasnya.

Selanjutnya HM Wau Camat PP Batu mengemukakan penyebab tidak aktifnya Guru-guru tersebut karena kurangnya pengawasan dan tidak tegaknya displin di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Nias selatan, bagaiman guru aktif sementara gajinya setiap bulan minus bahkan nihil karena suadah ambil kredit Bank.Jadi dengan hadirnya Drs S.Laia Kadis Pendidikan di Kecamatan PP Batu warga masyarakat mengharapkan respon agar kemelut dunia pendidikan di PP Batu dapat teratasi secepatnya.

Pada kesempatan itu Drs.Sokhizaro Laia Kadis Pendidikan kabupaten Nias selatan menyampaikan keprihatinannya atas kondisi pendidikan di Wilayah PP Batu yang terdiri dari 101 pulau-pulau, sudah lima kali direncanakan berkunjung di PP Batu dan baru hari lni terlaksana.

Selanjutnya dalam arahannya mengemukakan bahwa sebagai Pejabat dan Pegawai Negeri adalah pelayan masyarakat bukan dipertuan, makanya berbagai aspirasi masyarakat harus dilayani dengan seksama.Kepada seluruh Kacabdis diharapkan kinerja yang sinergis meningkatkan mutu pendidikan dengan mengawasi proses belajar mengajar disetiap sekolah, pemerintah telah menyediakan dana untuk meningkatkan mutu pendidikan seperti Dana Bos,Bantuan bagi siswa miskin dan juga insektif bagi Guru-guru terpencil,jadi tidak ada alasan untuk tidak aktif.

Pada saat itu Drs.Sokhizara Laia menegaskan didepan para tokoh masyarakat bahwa bagi Kacabdis dan kepala sekolah yang memotong insentif guru segera melaporkannya kepada dinas pendidikan kabupaten Nisel untuk segera ditindak tegas. Sesuai Undang-Undang PGRI.

Selanjutnya dikemukakanya bahwa pada tahun 2010 direncanakan pembangunan Kantor-kantor Kacabdis. dan pada kesempatan itu juga mengumumkan bantuan Bupati Nias selatan Rp.300 juta dan dari Ibu Dinas Pendidikan Rp.2 juta untuk bantuan pembinaan Sanggar Tari/Kebudayaan diwilayah terisolir itu. (Analisa Online, 10 September 2009)

Facebook Comments