Nias – Majelis Hakim PN (pengadilan negeri) Gunungsitoli yang dipimpin Decky Nitbani dibantu Hakim Anggota Morailam Purba dan Abraham Ginting serta Panitera J Ginting membebaskan Abibus Baeha Kadis (kepala dinas) Pendidikan Kabupaten Nias adik Bupati Nias Binahati B Baeha dari tuntutan jaksa.

Putusan itu dibacakan pada sidang Selasa (1/9/2009). Hakim dalam putusannya menyatakan dakwaan jaksa terbukti tetapi bukan tindak pidana. Maka karena terdakwa dibebaskan biaya perkara dibebankan kepada negara.

JPU (jaksa penuntut umum) pada sidang sebelumnya menuntut agar terdakwa Abibus Baeha dihukum 6 (enam) bulan penjara dengan masa percobaan setahun.

Abibus Baeha ketika menjabat Camat Lahewa membuat surat keterangan palsu tgl 1 Januari 2005 yang menyatakan Soli Sokhi Lase bertugas sebagai honorer di kantor Camat Lahewa dan membuat surat pernyataan lagi 14 Desember 2005 yang isinya Soli S Lase selama bertugas berdisiplin dan berintegritas tinggi.

Kesaksian Eliyudin Nazara selaku Bendahara Camat Lahewa mengatakan, SS Lase tidak pernah honorer dan tidak pernah mendapat honor. Abibus Baeha menbenarkan SS Lase tidak mendapat honor dari APBD atau APBN tetapi dari gajinya sendiri.

Berbekal surat dari Camat ini, SS Lase diizinkan mengikuti ujian bagi honorer untuk diangkat menjadi CPNS. Tetapi setelah diselidiki BKD (badan kepegawaian daerah) Pemkab Nias surat keterangan Abibus palsu sehingga kelulusan SS Lase dibatalkan. Dan kini SS Lase buron.
Menjawab pertanyaan wartawan SIB seusai sidang Jaksa R Nazara mengatakan, itulah pendapat hakim tetapi kan masih ada upaya kasasi. Sedang BKD sudah membatalkan NIP Soli Sokhi Lase. Ia juga heran terhadap hakim, dakwaan jaksa terbukti tetapi bukan tindak pidana.
Ronal Zai anggota DPRD Nias merasa kecewa atas putusan hakim.

Menurut pengamatannya, banyak hakim di PN Gunungsitoli kalau terhadap rakyat kecil tegas dalam penegakan hukum tetapi kalau ke pejabat tumpul. Kepada pencuri tidak pernah hukumannya bebas atau percobaan demikian juga kepada pemain judi. Ia mengharapkan kepada jaksa tuntutannya jangan hanya percobaan dan ia mengharapkan jaksa kasasi dan kepada hakim agung menghukum dan bukan hukuman percobaan agar menjadi pelajaran kepada pejabat yang lainnya
Kasus Abibus dilaporkan ke Polres Nias tahun 2005, sempat terpendam dan baru diteruskan ke pengadilan tahun 2009. (SIB, 9/9/2009)

Facebook Comments