Partai Liberal Demokrat (LDP) Jepang yang memerintah Jepang sejak tahun 1955 akhirnya terdepak dari kekuasaan dan menjadi oposisi di negeri yang baru saja mulai bangkit dari resesi ekonomi itu.

LDP digantikan oleh Partai Demokrat (DPJ) Jepang di bawah pimpinan Yukio Hatoyama yang akan dilantik jadi Perdana Menteri pada pertengahan bulan September mendatang.

Dalam pemilu yang berlangsung pada hari Minggu (30/8) DPJ meraih 308 kursi sementara LDP 119 kursi, nyaris kebalikan dari posisi masing-masing sebelum pemilu.

Yukio Hatoyama, pewaris dinasti industri dan politik yang sering disejajarkan dengan dinasti Kennedy di AS, akan dihadapkan pada berbagai persoalan mendasar di Jepang.

Walaupun ekonomi Jepang mulai menggeliat dengan mencatat pertumbuhan positif yang menandai berakhirnya resesi terburuk pasca perang, Jepang masih harus berjuang untuk mencapai kepulihan yang berkelanjutan. Angka-angka ekonomi yang dikeluarkan pagi ini menunjukkan menurunnnya perdagangan eceran tetapi produksi industri meningkat. Angka pengangguran masih tetap tinggi dan utang nasional Jepang mendekati dua kali lipat GDP-nya.

Dalam kampanyenya DPJ menjanjikan peningkatan bantuan kesejahteraan, termasuk tunjangan keluarga sebesar $275 per bulan untuk setiap anak. Janji ini dikedepankan sebagai strategi mengatasi masalah makin meningkatkan jumlah lanjut usia sementara angka kelahiran menurun. Tunjangan ini diharapkan mendorong perempuan memiliki banyak anak.

Gaya Kepemimpinan Baru
Yukio Hatoyama juga menjanjikan gaya kepemimpinan baru di Jepang. Selama puluhan tahun “segitiga besi” yang terdiri dari LDP, bisnis raksasa dan birokrasi telah mengubah wajah Jepang dari sebuah Negara yang kalah perang menjadi salah satu raksasa ekonomi dunia.

Hatoyama menjanjikan akan mengurangi kekuasaan birokrasi, sebuah target ambisius bagi pemerintahan baru yang belum pernah berpengalaman memerintah.

DPJ juga berjanji lebih independen dari Amerika Serikat. Namun DPJ menekankan aliansi dengan AS masih tetap penting dan ingin mempertahankan hubungan baik sambil menguatkan hubungan dengan negara-negara tetangga di Asia.

Dari hasil pemilu kali ini kelihatan rakyat Jepang ingin mencoba sesuatu yang baru setelah bertahun-tahun tidak puas dengan LDP. Rakyat memberikan mandat cukup meyakinkan kepada DPJ melalui mayoritas yang cukup besar. (bbc/*)

Facebook Comments