<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bisnis 5 Milyar, Bukan Bisnis Kita</title>
	<atom:link href="http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/</link>
	<description>A website of Nias people, culture and current affairs</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 10:47:53 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: zizah</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/comment-page-3/#comment-44500</link>
		<dc:creator>zizah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 01:44:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411#comment-44500</guid>
		<description>Saya juga sering mendapat email b5m ini, tapi saya abaikan. Trims infonya, artikel menarik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya juga sering mendapat email b5m ini, tapi saya abaikan. Trims infonya, artikel menarik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hobiburung</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/comment-page-3/#comment-42859</link>
		<dc:creator>hobiburung</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2011 18:05:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411#comment-42859</guid>
		<description>salam sukses..

hehhee makasih ah infonya..
untung ada info bagus..
tks y</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam sukses..</p>
<p>hehhee makasih ah infonya..<br />
untung ada info bagus..<br />
tks y</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: FULL WP PLUGINS</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/comment-page-3/#comment-39902</link>
		<dc:creator>FULL WP PLUGINS</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Jul 2011 03:13:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411#comment-39902</guid>
		<description>I really liked your article,
if you can visit my site?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>I really liked your article,<br />
if you can visit my site?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: idubs</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/comment-page-3/#comment-37331</link>
		<dc:creator>idubs</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 May 2011 03:02:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411#comment-37331</guid>
		<description>hehehehe.........  ga usah banyak cincong....  kalo mau ikutan, kalo ga ya ga usah fitnah2 sembarangan.........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehehehe&#8230;&#8230;&#8230;  ga usah banyak cincong&#8230;.  kalo mau ikutan, kalo ga ya ga usah fitnah2 sembarangan&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mbah</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/comment-page-2/#comment-36810</link>
		<dc:creator>mbah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 May 2011 20:37:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411#comment-36810</guid>
		<description>Daripada ikutan bisnis5milyar,,udah bayar kena tipu lagi mending coba bisnis klik iklan dapet dolar,,yuk ikutan,,daftar y gratis,,saya jga lagi coba,kalo pun emang scam jga kita ga rugi soal y kita ga bayar sepeserpun dari uang kita,,nih alamat ya agan&quot; 
http://10.bux.net/?r=ablah20
Silahkan d coba ke tkp gan,,saya udah coba cashout sebanyak $90,,lagi nunggu uang itu msuk ke rkening paypal saya :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Daripada ikutan bisnis5milyar,,udah bayar kena tipu lagi mending coba bisnis klik iklan dapet dolar,,yuk ikutan,,daftar y gratis,,saya jga lagi coba,kalo pun emang scam jga kita ga rugi soal y kita ga bayar sepeserpun dari uang kita,,nih alamat ya agan&#8221;<br />
<a href="http://10.bux.net/?r=ablah20" rel="nofollow">http://10.bux.net/?r=ablah20</a><br />
Silahkan d coba ke tkp gan,,saya udah coba cashout sebanyak $90,,lagi nunggu uang itu msuk ke rkening paypal saya <img src='http://niasonline.net/nox/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: &#124; ToscaHolic</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/comment-page-2/#comment-36683</link>
		<dc:creator>&#124; ToscaHolic</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 May 2011 04:04:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411#comment-36683</guid>
		<description>[...] …dan pada level ke 9, anggota mencapai 1 milyar. Yang terakhir ini tentu tak mungkin, karena penduduk Indonesia hanya sekitar seperempat dari jumlah itu. …dapat disimpulkan bahwa keberlanjutan jangka panjang dari bisnis ini jelas sangat diragukan. …Anda juga perlu mempertimbangkan bahwa pada akhirnya ribuan, ratusan ribuan atau bahkan jutaan rakyat Indonesia tidak akan mendapatkan apa-apa dari bisnis 5 milyar ini, kecuali tips berbisnis di internet dan kerugian materil sebesar Rp. 180 ribu per orang. Artinya, ‘penghasilan’ yang Anda peroleh merupakan kerugian yang diderita oleh ribuan, bahkan jutaan anggota pada level paling bawah yang tak mendapatkan apa-apa kecuali harapan kosong menjadi jutawan atau orang kaya mendadak. http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/ [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] …dan pada level ke 9, anggota mencapai 1 milyar. Yang terakhir ini tentu tak mungkin, karena penduduk Indonesia hanya sekitar seperempat dari jumlah itu. …dapat disimpulkan bahwa keberlanjutan jangka panjang dari bisnis ini jelas sangat diragukan. …Anda juga perlu mempertimbangkan bahwa pada akhirnya ribuan, ratusan ribuan atau bahkan jutaan rakyat Indonesia tidak akan mendapatkan apa-apa dari bisnis 5 milyar ini, kecuali tips berbisnis di internet dan kerugian materil sebesar Rp. 180 ribu per orang. Artinya, ‘penghasilan’ yang Anda peroleh merupakan kerugian yang diderita oleh ribuan, bahkan jutaan anggota pada level paling bawah yang tak mendapatkan apa-apa kecuali harapan kosong menjadi jutawan atau orang kaya mendadak. <a href="http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/" rel="nofollow">http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/</a> [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Frand</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/comment-page-2/#comment-36539</link>
		<dc:creator>Frand</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Apr 2011 18:32:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411#comment-36539</guid>
		<description>Sebelumnya perkenalkan,saya Fendy.Owner salah satu MLM yang lagi mau launching juga (www.asetbisnis.net)
Akan saya ceritakan pengalaman saya,Saya sempat tertipu 14jt dibisnis yang seperti ini.Namun saya berterima kasih sekali,karena itu membuka pola pikir saya,memberi saya pengalaman betapa SAKITnya menjadi pihak yang dirugikan serta mengajari betapa saya pun harus menjauhi tindakan tidak terpuji tersebut (mungkin karena saya pernah merasakan makanya saya tidak mau saudara2 yang lain ikut merasakan).Akhirnya saya juga mendapat pengalaman bahwa segala sesuatu terjadi adalah karena prilaku,pelaku dan doktrin2 yang dianut.Saya tidak menyalahkan MLM.Semua bisnis adalah halal asal mengedepankan kejujuran,keterbukaan,komitmen,kebenaran dan berpedoman Tuhan YME.
Masalahnya adalah kembali ke oknum atau pelaku2nya.
Jika pelakunya memiliki azas2 sebagaimana yang disebutkan,maka bisnis MLM tersebut pun sehat :)
Pelajaran yang ditukar nominal 14jt rupiah ini sepertinya seimbang juga ya.Tuhan selalu memberikan limpahan rezeki bagi hambanya yang berpegang pada kebenaran dan kejujuran.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya perkenalkan,saya Fendy.Owner salah satu MLM yang lagi mau launching juga (www.asetbisnis.net)<br />
Akan saya ceritakan pengalaman saya,Saya sempat tertipu 14jt dibisnis yang seperti ini.Namun saya berterima kasih sekali,karena itu membuka pola pikir saya,memberi saya pengalaman betapa SAKITnya menjadi pihak yang dirugikan serta mengajari betapa saya pun harus menjauhi tindakan tidak terpuji tersebut (mungkin karena saya pernah merasakan makanya saya tidak mau saudara2 yang lain ikut merasakan).Akhirnya saya juga mendapat pengalaman bahwa segala sesuatu terjadi adalah karena prilaku,pelaku dan doktrin2 yang dianut.Saya tidak menyalahkan MLM.Semua bisnis adalah halal asal mengedepankan kejujuran,keterbukaan,komitmen,kebenaran dan berpedoman Tuhan YME.<br />
Masalahnya adalah kembali ke oknum atau pelaku2nya.<br />
Jika pelakunya memiliki azas2 sebagaimana yang disebutkan,maka bisnis MLM tersebut pun sehat <img src='http://niasonline.net/nox/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Pelajaran yang ditukar nominal 14jt rupiah ini sepertinya seimbang juga ya.Tuhan selalu memberikan limpahan rezeki bagi hambanya yang berpegang pada kebenaran dan kejujuran.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bingung dengan Program 5 Milyar ?? ini bukti nyatanya. &#124; aexindo</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/comment-page-2/#comment-36388</link>
		<dc:creator>Bingung dengan Program 5 Milyar ?? ini bukti nyatanya. &#124; aexindo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2011 03:31:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411#comment-36388</guid>
		<description>[...] …dan pada level ke 9, anggota mencapai 1 milyar. Yang terakhir ini tentu tak mungkin, karena penduduk Indonesia hanya sekitar seperempat dari jumlah itu. …dapat disimpulkan bahwa keberlanjutan jangka panjang dari bisnis ini jelas sangat diragukan. …Anda juga perlu mempertimbangkan bahwa pada akhirnya ribuan, ratusan ribuan atau bahkan jutaan rakyat Indonesia tidak akan mendapatkan apa-apa dari bisnis 5 milyar ini, kecuali tips berbisnis di internet dan kerugian materil sebesar Rp. 180 ribu per orang. Artinya, ‘penghasilan’ yang Anda peroleh merupakan kerugian yang diderita oleh ribuan, bahkan jutaan anggota pada level paling bawah yang tak mendapatkan apa-apa kecuali harapan kosong menjadi jutawan atau orang kaya mendadak. http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/ [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] …dan pada level ke 9, anggota mencapai 1 milyar. Yang terakhir ini tentu tak mungkin, karena penduduk Indonesia hanya sekitar seperempat dari jumlah itu. …dapat disimpulkan bahwa keberlanjutan jangka panjang dari bisnis ini jelas sangat diragukan. …Anda juga perlu mempertimbangkan bahwa pada akhirnya ribuan, ratusan ribuan atau bahkan jutaan rakyat Indonesia tidak akan mendapatkan apa-apa dari bisnis 5 milyar ini, kecuali tips berbisnis di internet dan kerugian materil sebesar Rp. 180 ribu per orang. Artinya, ‘penghasilan’ yang Anda peroleh merupakan kerugian yang diderita oleh ribuan, bahkan jutaan anggota pada level paling bawah yang tak mendapatkan apa-apa kecuali harapan kosong menjadi jutawan atau orang kaya mendadak. <a href="http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/" rel="nofollow">http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/</a> [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fahmy</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/comment-page-2/#comment-35846</link>
		<dc:creator>fahmy</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 17:08:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411#comment-35846</guid>
		<description>Kl mau bukti autentik komisi yg sdh sy dapat di bisnis 5 milyar ini bisa lihat di http://www.facebook.com/photo.php?fbid=212974348729581&amp;set=a.212927132067636.64511.100000510523279&amp;type=1&amp;notif_t=photo_comment&amp;theater&amp;pid=844637&amp;id=100000510523279

INI BISNIS REAL, BUKAN TIPU MENIPU. KL SDH NIPU DARI KEMARIN-KEMARIN SAYA SDH DITANGKAP DONG!!!

kalau pandangan saya bisnis ini adalah saling memberi dan menerima aja, yang memberi 50 rb, 10 rb dan sterusnya ikhlas ko, karena sudah tahu konsekuensinya,

pertama jadi member memberi orang, dan akan menerima dari member kedua, member kedua juga akan diberi member ketiga dan seterusnya…, jadi intinya kan saling membantu, saling memberi, saling menerima,, mereka juga transfer uang 180.000 itu for fun aja, gak menharapkan banget bisa untung 5 milyar. kalau memperkaya webmasternya ya wajar saja, karena dia yang buat programnya.

dulu saya pernah join di voucher key,dan V net, saya pikir ini juga sejenisnya, tapi waktu itu kesulitan cari membernya karena masih konvensional. cari membernya harus “face to face” kl 5 M ini, berbeda, mereka diberikan kebebasan untuk memilih. join atau tidak.

kalau menurut pandangan saya, mari kita sama2 membangun bisnis ini hingga akhir jaman, intinya disini kan saling membantu, saling memberi dan menerima, tidak memaksa atau dipaksa. saling berbagi, mungkin semua tahu aksi 1 juta koin untuk kasus prita dan RS OMNI, sama aja kan dapat saling membantu. kalau bisnis ini tetap ada, dan internet masih ada, member terakhir akan ada saat akhir jaman.

saya hanya berharap, semoga yang membuat program ini, apapun agamanya tidak menjadi lupa untuk beramal dan membantu kemanusiaan, begitu juga bagi member yang sudah sukses, bantulah mereka yang sedang kesusahan, ringankan beban hidup mereka yg dalam kesulitan.

SALING BERBAGI, MEMBERI DAN MENERIMA..!! TIDAK MEMAKSA, TIDAK JUGA DIPAKSA., FREEEEEDOOMM…..!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kl mau bukti autentik komisi yg sdh sy dapat di bisnis 5 milyar ini bisa lihat di <a href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=212974348729581&#038;set=a.212927132067636.64511.100000510523279&#038;type=1&#038;notif_t=photo_comment&#038;theater&#038;pid=844637&#038;id=100000510523279" rel="nofollow">http://www.facebook.com/photo.php?fbid=212974348729581&#038;set=a.212927132067636.64511.100000510523279&#038;type=1&#038;notif_t=photo_comment&#038;theater&#038;pid=844637&#038;id=100000510523279</a></p>
<p>INI BISNIS REAL, BUKAN TIPU MENIPU. KL SDH NIPU DARI KEMARIN-KEMARIN SAYA SDH DITANGKAP DONG!!!</p>
<p>kalau pandangan saya bisnis ini adalah saling memberi dan menerima aja, yang memberi 50 rb, 10 rb dan sterusnya ikhlas ko, karena sudah tahu konsekuensinya,</p>
<p>pertama jadi member memberi orang, dan akan menerima dari member kedua, member kedua juga akan diberi member ketiga dan seterusnya…, jadi intinya kan saling membantu, saling memberi, saling menerima,, mereka juga transfer uang 180.000 itu for fun aja, gak menharapkan banget bisa untung 5 milyar. kalau memperkaya webmasternya ya wajar saja, karena dia yang buat programnya.</p>
<p>dulu saya pernah join di voucher key,dan V net, saya pikir ini juga sejenisnya, tapi waktu itu kesulitan cari membernya karena masih konvensional. cari membernya harus “face to face” kl 5 M ini, berbeda, mereka diberikan kebebasan untuk memilih. join atau tidak.</p>
<p>kalau menurut pandangan saya, mari kita sama2 membangun bisnis ini hingga akhir jaman, intinya disini kan saling membantu, saling memberi dan menerima, tidak memaksa atau dipaksa. saling berbagi, mungkin semua tahu aksi 1 juta koin untuk kasus prita dan RS OMNI, sama aja kan dapat saling membantu. kalau bisnis ini tetap ada, dan internet masih ada, member terakhir akan ada saat akhir jaman.</p>
<p>saya hanya berharap, semoga yang membuat program ini, apapun agamanya tidak menjadi lupa untuk beramal dan membantu kemanusiaan, begitu juga bagi member yang sudah sukses, bantulah mereka yang sedang kesusahan, ringankan beban hidup mereka yg dalam kesulitan.</p>
<p>SALING BERBAGI, MEMBERI DAN MENERIMA..!! TIDAK MEMAKSA, TIDAK JUGA DIPAKSA., FREEEEEDOOMM…..!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arif putut prasetyo</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/comment-page-2/#comment-35507</link>
		<dc:creator>arif putut prasetyo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Apr 2011 16:12:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411#comment-35507</guid>
		<description>@Sharas watie : sudahlah insyaf n bertaubatlah , berhentilah MENIPU ,

hidup cm sekali jgn makan pake uang HARAM</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Sharas watie : sudahlah insyaf n bertaubatlah , berhentilah MENIPU ,</p>
<p>hidup cm sekali jgn makan pake uang HARAM</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sharas watie</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/comment-page-2/#comment-35283</link>
		<dc:creator>Sharas watie</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2011 07:31:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411#comment-35283</guid>
		<description>Sepertinya yang menulis ini adl yang pernah gagal dalam MLM, akhirnya meraasa tertipu karena merasa tidak mendapatkan downline.Atau malah belum pernah menjalankan bisnis MLM atau bisnis network marketing. 

Saya hanya tersenyum, dan tidak aneh lagi dgn nada seperti di atas...
Karena pada dasarnya MLM sama dengan usaha / dagang yang lain. Yang penting halal, tidak ada masalah mau jual langsung,atau mau dengan cara MLM, mau langsung menwarkan atau mau dengan internet pemasarannya??

Apa yang berbeda ??

Anda bilang merasa di rugikan dengan uang/ modal yang di keluarkan untuk memberi produk ebook dan web replika sebensar Rp. 180.000.

Artinya kalau anda mau jualan nasi goreng/ somay/ bakso dengan modal Rp. 1,5juta baru mendapat gerobgnya saja. 
Terus misalkan anda tidak bisa mendapatkan pembeli, kemudian anda mengatakan dan menjelek2an pedagang gerobagnya?
Atau jangan2 anda ingin mengembalikan gerobagnya, karena tidak ada pembelinya ??? yasssalaaaam

Usaha apa saja, dan jualan apa saja yang penting niat baik, cara baik dan sungguh2. 
Dan kalau tidak menergti atau tidak tertarik dengan bisnis MLM, anda bisa melakukan bisnis lain, atau jadi karyawan saja.....
Tanpa berprasangka buruk kepada usaha lain, karena mungkin bagi anda tidak bisa memhaaminya, tapi banyak yang sudah mendapatkan sesuatu dari usaha MLM dan sejenisnya termasuk saya. 

Peluang MLM, berdagang, wiraswasta, bisnis online hanya bagi orang yang memiliki harapan dan cita-cita yang panjang, dan menginginkan perubahan dalam hidupnya. 

Selamat berpikir sahabat ku......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sepertinya yang menulis ini adl yang pernah gagal dalam MLM, akhirnya meraasa tertipu karena merasa tidak mendapatkan downline.Atau malah belum pernah menjalankan bisnis MLM atau bisnis network marketing. </p>
<p>Saya hanya tersenyum, dan tidak aneh lagi dgn nada seperti di atas&#8230;<br />
Karena pada dasarnya MLM sama dengan usaha / dagang yang lain. Yang penting halal, tidak ada masalah mau jual langsung,atau mau dengan cara MLM, mau langsung menwarkan atau mau dengan internet pemasarannya??</p>
<p>Apa yang berbeda ??</p>
<p>Anda bilang merasa di rugikan dengan uang/ modal yang di keluarkan untuk memberi produk ebook dan web replika sebensar Rp. 180.000.</p>
<p>Artinya kalau anda mau jualan nasi goreng/ somay/ bakso dengan modal Rp. 1,5juta baru mendapat gerobgnya saja.<br />
Terus misalkan anda tidak bisa mendapatkan pembeli, kemudian anda mengatakan dan menjelek2an pedagang gerobagnya?<br />
Atau jangan2 anda ingin mengembalikan gerobagnya, karena tidak ada pembelinya ??? yasssalaaaam</p>
<p>Usaha apa saja, dan jualan apa saja yang penting niat baik, cara baik dan sungguh2.<br />
Dan kalau tidak menergti atau tidak tertarik dengan bisnis MLM, anda bisa melakukan bisnis lain, atau jadi karyawan saja&#8230;..<br />
Tanpa berprasangka buruk kepada usaha lain, karena mungkin bagi anda tidak bisa memhaaminya, tapi banyak yang sudah mendapatkan sesuatu dari usaha MLM dan sejenisnya termasuk saya. </p>
<p>Peluang MLM, berdagang, wiraswasta, bisnis online hanya bagi orang yang memiliki harapan dan cita-cita yang panjang, dan menginginkan perubahan dalam hidupnya. </p>
<p>Selamat berpikir sahabat ku&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Oa Kaini</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/comment-page-2/#comment-22507</link>
		<dc:creator>Oa Kaini</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2010 05:03:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411#comment-22507</guid>
		<description>Kebetulan gw mau lewat.....

ide diata ada bagusnya........
tapi saya usulkan sesuatu bila berkenan
maaf kalau menyinggung

&quot;Bekerja Seperti Untuk Tuhan&quot;

Makan Aja capek.......
pa lg yang lain....
beh.......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kebetulan gw mau lewat&#8230;..</p>
<p>ide diata ada bagusnya&#8230;&#8230;..<br />
tapi saya usulkan sesuatu bila berkenan<br />
maaf kalau menyinggung</p>
<p>&#8220;Bekerja Seperti Untuk Tuhan&#8221;</p>
<p>Makan Aja capek&#8230;&#8230;.<br />
pa lg yang lain&#8230;.<br />
beh&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: agung hermawan</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/comment-page-2/#comment-22483</link>
		<dc:creator>agung hermawan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Oct 2010 07:24:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411#comment-22483</guid>
		<description>numpang komentar deh.
Menurutku bisnis ini ya halal-halal saja, saya sudah baca juga. Pertama pembeli mendapatkan produk, yang mungkin akan bermanfaat lebih dari nilai 180 ribu yang diminta.

Yang ditekankan sebenernya justru sharing soal bagaimana buku itu bisa lebih bermanfaat. Jadi tidak sekedari membicarakan komisi-komisi itu.

Tujuan dari buku itu pasti ingin meningkatkan potensi orang yang membacanya agar bisa berbuat lebih bermanfaat bagi sesama, seperti meningkatkan nilia-nilai kemanusiaan, nilai ekonomi, harkat dan martabat orang begitu. jadi bukan sekedar omong-omong soal komisi belaka.

Sharing seperti itulah yang ditunggu-tunggu para anggotannya. saat ini saya sedang mempertimbangkan ikut juga, karena mungkin akan bisa ikut sharing.

Salam
Agung</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>numpang komentar deh.<br />
Menurutku bisnis ini ya halal-halal saja, saya sudah baca juga. Pertama pembeli mendapatkan produk, yang mungkin akan bermanfaat lebih dari nilai 180 ribu yang diminta.</p>
<p>Yang ditekankan sebenernya justru sharing soal bagaimana buku itu bisa lebih bermanfaat. Jadi tidak sekedari membicarakan komisi-komisi itu.</p>
<p>Tujuan dari buku itu pasti ingin meningkatkan potensi orang yang membacanya agar bisa berbuat lebih bermanfaat bagi sesama, seperti meningkatkan nilia-nilai kemanusiaan, nilai ekonomi, harkat dan martabat orang begitu. jadi bukan sekedar omong-omong soal komisi belaka.</p>
<p>Sharing seperti itulah yang ditunggu-tunggu para anggotannya. saat ini saya sedang mempertimbangkan ikut juga, karena mungkin akan bisa ikut sharing.</p>
<p>Salam<br />
Agung</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mela</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/comment-page-2/#comment-19647</link>
		<dc:creator>mela</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 18:52:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411#comment-19647</guid>
		<description>Melihat banyaknya yang memojokkan MLM... jadi pengen berkomentar :)...
Dulu siy saya beranggapan MLM seperti itu... hanya menguntungkan uplen ^_^...
Cuma... setelah setahun ikut MLM... ternyata... MLM sama kok seperti bisnis lainnya... yang harus kerja keras untuk mencapainya...
Cuma... yang pasti kita haruss lebih jeli melihat bisnis MLM yang baik. Ciri-cirinya... terdaftar di APLI, menjual produk, perhitungan bonus yang fair... dan lainnya...
Di MLM... saya tetep kok konsisten menjalankan bisnis saya... tetep ngerekrut dan menjual produk... tetep tiap hari meluangkan waktu 3-5 jam untuk menjalankan bisnis saya... dan untuk mewujudkan impian saya... saya rela tiap malam begadang sampe jam 1 malam untuk bekerja setelah anak2 tidur... dan alhamdulillah... semuanya terbayar kok dengan bonusnya... saya ga bilang dapat penghasilan 5 milyar yaa... atau belasan juta... tapiii... alhamdulillah... angka jutaan tiap bulan cukup membawa keluarga saya lebih tenang menjalani hidup... 
Dari awal saya prospek... selalu saya tekankan bahwa bisnis MLM ini bukan cuma ongkang-ongkang kaki... tapi gimana caranya mengerekrut, menjual, memotivasi, mentraining, memaintenance, dan always belajar... jangan harap mendapatkan ratusan ribu rupiah/jutaan rupiah tiap bulan... jika hanya melongo saja...   
Saya pikir sah-sah saja kok menerima bonus dari jaringan kita... asalkan ada perhitungan bonus yang fair...donlen saya ada yang bonusnya 300 ribu dann cucu donlen saya (donlen dia) bonusnya sudah 1,3 juta... jadi... terlihat kan mana yang kerja itulah yang mendapat bonus lebih banyak... terlepas dari dia uplen ato donlen...
Jadi... jangan mendiskreditkan semua MLM ya... dan jangan bilang saya pemimpi... karena apa yang saya impikan sudah tercapai ^_^... dan banyak kok pelaku MLM yang bener-bener kerja untuk mewujudkan impiannya... dan alhamdulillah saya bisa mendapatkan penghasilan tanpa harus meninggalkan anak-anak saya...
Kalau ada yang mau debat... tanya... ato apa tentang MLM... silahkan bisa imel ke zaza_mfh@yahoo.com... insya Allah saya bisa menjawab...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Melihat banyaknya yang memojokkan MLM&#8230; jadi pengen berkomentar <img src='http://niasonline.net/nox/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> &#8230;<br />
Dulu siy saya beranggapan MLM seperti itu&#8230; hanya menguntungkan uplen ^_^&#8230;<br />
Cuma&#8230; setelah setahun ikut MLM&#8230; ternyata&#8230; MLM sama kok seperti bisnis lainnya&#8230; yang harus kerja keras untuk mencapainya&#8230;<br />
Cuma&#8230; yang pasti kita haruss lebih jeli melihat bisnis MLM yang baik. Ciri-cirinya&#8230; terdaftar di APLI, menjual produk, perhitungan bonus yang fair&#8230; dan lainnya&#8230;<br />
Di MLM&#8230; saya tetep kok konsisten menjalankan bisnis saya&#8230; tetep ngerekrut dan menjual produk&#8230; tetep tiap hari meluangkan waktu 3-5 jam untuk menjalankan bisnis saya&#8230; dan untuk mewujudkan impian saya&#8230; saya rela tiap malam begadang sampe jam 1 malam untuk bekerja setelah anak2 tidur&#8230; dan alhamdulillah&#8230; semuanya terbayar kok dengan bonusnya&#8230; saya ga bilang dapat penghasilan 5 milyar yaa&#8230; atau belasan juta&#8230; tapiii&#8230; alhamdulillah&#8230; angka jutaan tiap bulan cukup membawa keluarga saya lebih tenang menjalani hidup&#8230;<br />
Dari awal saya prospek&#8230; selalu saya tekankan bahwa bisnis MLM ini bukan cuma ongkang-ongkang kaki&#8230; tapi gimana caranya mengerekrut, menjual, memotivasi, mentraining, memaintenance, dan always belajar&#8230; jangan harap mendapatkan ratusan ribu rupiah/jutaan rupiah tiap bulan&#8230; jika hanya melongo saja&#8230;<br />
Saya pikir sah-sah saja kok menerima bonus dari jaringan kita&#8230; asalkan ada perhitungan bonus yang fair&#8230;donlen saya ada yang bonusnya 300 ribu dann cucu donlen saya (donlen dia) bonusnya sudah 1,3 juta&#8230; jadi&#8230; terlihat kan mana yang kerja itulah yang mendapat bonus lebih banyak&#8230; terlepas dari dia uplen ato donlen&#8230;<br />
Jadi&#8230; jangan mendiskreditkan semua MLM ya&#8230; dan jangan bilang saya pemimpi&#8230; karena apa yang saya impikan sudah tercapai ^_^&#8230; dan banyak kok pelaku MLM yang bener-bener kerja untuk mewujudkan impiannya&#8230; dan alhamdulillah saya bisa mendapatkan penghasilan tanpa harus meninggalkan anak-anak saya&#8230;<br />
Kalau ada yang mau debat&#8230; tanya&#8230; ato apa tentang MLM&#8230; silahkan bisa imel ke <a href="mailto:zaza_mfh@yahoo.com">zaza_mfh@yahoo.com</a>&#8230; insya Allah saya bisa menjawab&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Made Sandiyasa</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/comment-page-1/#comment-19147</link>
		<dc:creator>Made Sandiyasa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 05:35:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411#comment-19147</guid>
		<description>Terimakasih atas pencerahannya dalam blog ini. Saya pun sering menerima undangan melalui email tentang bisnis ini. Yang saya lakukan adalah menghapus email-email tersebut. Saya tidak percaya dengan bisnis-bisnis semacam ini bukan tanpa alasan. Dulu saya sempat rugi Rp. 3,5 juta karena ikut Goldquest. Sebelumnya saya juga sempat rugi Rp. 85 ribu (tahun 1995) karena gagal ikut Amway dengan Network 21-nya. Untuk selanjutnya banyak undangan MLM yang saya terima baik langsung maupun melalui email yang saya abaikan. Bahkan ada yang nekat datang ke rumah untuk presentasi. Saya senang ketika presentor tidak bisa menjawab pertanyaan saya; berapa orang yang akan menjadi korban bisnis ini ? Saya tidak mau menjadi salah satu dari mereka.

Memang benar dalam setiap bisnis MLM harus ada yang dikorbankan. Saya contohnya. Saya tidak pernah keluar dari sistem yang harus diduplikasi, saya kerja keras mengundang dan datang ke seminar, tentu saja ada biaya ekstra yang harus saya keluarkan selain starting kit tadi. Hasil yang saya dapat adalah kekecewaan dan kerugian material. Jika uang Rp. 3,5 juta itu saya gunakan untuk biaya pendidikan anak saya, tentu akan lebih bermanfaat dari pada saya gunakan untuk memperkaya orang yang sudah sangat kaya. Tapi toh menyesal kemudian tidak ada artinya.

Memang biasa dalam mengkritisi sebuah layanan MLM pasti ada yang membela, biasanya para membernya yang kadung sudah dicuci otaknya. Saya lebih senang menyebutnya para pemimpi. Saya pun dulu pemimpi dan menyebut para pengkritisi adalah orang yang kalah dan akan menjadi penonton atas keberhasilan kami (member). Saat itu saya merasa menjadi orang tangguh, berjiwa besar dan akan menjadi pemenang. Namun setelah direnungkan saat ini, betapa saya dengan tidak tahu malu memaksa orang untuk bergabung. Sekarang saya bersyukur tidak ada satu pun member yang bisa saya rekrut, sehingga saya tidak ikut menjerumuskan mereka dan menjadikan mereka korban. Meski demikian saya harus mengakui kalau saya telah banyak membuang waktu mereka.

Untuk pembaca, apa yang disampaikan penulis benar adanya. Ini testimoni saya yang bertujuan untuk mengajak anda berfikir positif, bukan emosional. Alangkah baiknya uang seberapa pun kecilnya, dapat digunakan untuk hal-hal yang berguna, bukan untuk membangun impian koosong.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih atas pencerahannya dalam blog ini. Saya pun sering menerima undangan melalui email tentang bisnis ini. Yang saya lakukan adalah menghapus email-email tersebut. Saya tidak percaya dengan bisnis-bisnis semacam ini bukan tanpa alasan. Dulu saya sempat rugi Rp. 3,5 juta karena ikut Goldquest. Sebelumnya saya juga sempat rugi Rp. 85 ribu (tahun 1995) karena gagal ikut Amway dengan Network 21-nya. Untuk selanjutnya banyak undangan MLM yang saya terima baik langsung maupun melalui email yang saya abaikan. Bahkan ada yang nekat datang ke rumah untuk presentasi. Saya senang ketika presentor tidak bisa menjawab pertanyaan saya; berapa orang yang akan menjadi korban bisnis ini ? Saya tidak mau menjadi salah satu dari mereka.</p>
<p>Memang benar dalam setiap bisnis MLM harus ada yang dikorbankan. Saya contohnya. Saya tidak pernah keluar dari sistem yang harus diduplikasi, saya kerja keras mengundang dan datang ke seminar, tentu saja ada biaya ekstra yang harus saya keluarkan selain starting kit tadi. Hasil yang saya dapat adalah kekecewaan dan kerugian material. Jika uang Rp. 3,5 juta itu saya gunakan untuk biaya pendidikan anak saya, tentu akan lebih bermanfaat dari pada saya gunakan untuk memperkaya orang yang sudah sangat kaya. Tapi toh menyesal kemudian tidak ada artinya.</p>
<p>Memang biasa dalam mengkritisi sebuah layanan MLM pasti ada yang membela, biasanya para membernya yang kadung sudah dicuci otaknya. Saya lebih senang menyebutnya para pemimpi. Saya pun dulu pemimpi dan menyebut para pengkritisi adalah orang yang kalah dan akan menjadi penonton atas keberhasilan kami (member). Saat itu saya merasa menjadi orang tangguh, berjiwa besar dan akan menjadi pemenang. Namun setelah direnungkan saat ini, betapa saya dengan tidak tahu malu memaksa orang untuk bergabung. Sekarang saya bersyukur tidak ada satu pun member yang bisa saya rekrut, sehingga saya tidak ikut menjerumuskan mereka dan menjadikan mereka korban. Meski demikian saya harus mengakui kalau saya telah banyak membuang waktu mereka.</p>
<p>Untuk pembaca, apa yang disampaikan penulis benar adanya. Ini testimoni saya yang bertujuan untuk mengajak anda berfikir positif, bukan emosional. Alangkah baiknya uang seberapa pun kecilnya, dapat digunakan untuk hal-hal yang berguna, bukan untuk membangun impian koosong.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

