Gedung Putih Mengeluarkan Laporan Dampak Perubahan Iklim di Amerika

Wednesday, June 17, 2009
By nias

Gedung Putih baru saja mengeluarkan sebuah laporan dengan judul Global climate change impacts in the United States (Berbagai Dampak Perubahan Iklim Global di Ameriak Serikat) yang menyebutkan bahwa efek yang membahayakan dari perubahan lingkungan telah mulai dirasakan di AS berupa kenaikan suhu udara, curah hujan dan permukaan laut.

Ini merupakan laporan perubahan iklim pertama yang dibuat sejak Barack Obama menjadi presiden AS dan merupakan laporan pertama yang berisikan peringatan yang keras yang dikeluarkan Gedung Putih tentang perubahan iklim. Laporan itu ditulis dalam bahasa yang mudah dimengerti publik dengan menghindari penggunaan istilah-istilah ilmiah. Gelombang panas yang melanda Eropa tahun 2003 dan merenggut ribuan korban jiwa merupakan salah satu contoh efek pemanasan global yang disebutkan dalam laporan itu. Disebutkan korban gelombang panas bisa dua kali lipat sebanyak 2 kali lipat di Los Angeles dan 4 kali lipat di Chicago jika emisi tidak dikurangi.

Disebutkan juga bahwa topan dan badai semakin ganas karena memperoleh kekuatan tambahan dari lautan yang mendapatkan pemanasan dari perubahan iklim. Pemanasan global berdampak pada pasokan air, energi, pertanian dan kesehatan. Dampak-dampak ini akan semakin meningkat, kata laporan tersebut.

Menurut laporan itu, daerah barat daya AS termasuk California akan semakin panas dan kering yang berpengaruh besar terhadap lingkungan.

“Banjir dan kekeringan akan semakin sering terjadi dan intens karena perubahan pola presipitasi regional dan musim dan curah hujan akan semakin tinggi diselingin periode-periode kekeringan yang lama,” kata laporan itu.

Jerry Melillo dari Ecosystems Center Marine Biological Laboratory, salah seorang penulis laporan tersebut, mengatakan bahwa perubahan iklim sedang terjadi dan merupakan fakta yang harus dihadapi, bukan opini.

Dokumen itu mencapai hampir 200 halaman dan merupakan hasil usaha bersama Gedung Putih dengan 13 badan federal Amerika. Laporan itu dikeluarkan di tengah usaha Kongres AS mempertimbangkan legislasi yang mematok batas emisi nasional dan sekaligus mengurangi emisi.

Penasehat utama ilmiah Gedung Putih John Holdren mengatakan tindakan-tindakan yang diperlukan meliputi pengurangan emisi dan langkah-langkah adaptasi terhadap bagian perubahan iklim yang tidak dapat dihindari.

Laporan itu juga menegaskan dengan keyakinan yang semakin kuat bahwa aktivitas manusia merupakan penyebab utama pemanasan global yang sedang terjadi. Laporan ini didasarkan atas data ilmiah yang dikumpulkan bertahun-tahun yang dikombinasikan dengan data terbaru.

Sementara itu PBB telah mengeluarkan peringatan akan kemungkinan terjadinya bencana yang akan melanda kota-kota besar di dunia kalau usah-usaha lebih serius untuk menghentikan perubahan iklim tidak dilakukan. (ABC-SD-IPCC-Rtr*)

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

June 2009
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930