G. SITOLI – Keterlambatan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kab. Nias merugikan masyarakat, untuk itu Majelis Pengurus Cabang (MPC) mendesak legislatif dan eksekutif segera menuntaskannya.

Demikian disampaikan Ketua MPC PP Kab. Nias Irama K.. Zebua didampingi Wakil Ketua Fanolo Zebua, Sekretaris Yusgo Telaumbanua, Bendahara, Filifo Waruwu, tadi pagi.

Irama mengungkapkan, hingga akhir Mei 2009 APBD belum disahkan. Yang berkompeten menetapkan dan mengesahkan APBD itu seharusnya menunjukkan sikap serius. Apabila pengesahan APBD Nias selalu terlambat, maka sangat berpengaruh terhadap percepatan pembangunan.

Hal yang sama dikemukakan Fanolo, keterlambatan pengesahan tersebut sangat memprihatinkan karena sangat berpengaruh terhadap perekonomian di Kab.Nias. Dia menduga keterlambatan penetapan tersebut karena ditunggangi kepentingan oknum tertentu di legislatif.

Fanolo juga menegaskan, wakil rakyat di DPRD Nias memberikan masukan atau solusi apabila ada kekurangan atau kelemahan Draft APBD yang disampaikan eksekutif melalui SKPD di lingkungan Pemkab Nias. Namun, dalam beberapa kali pembahasan, justru yang terjadi beberapa oknum anggota dewan (panitia anggaran) disinyalir hanya mencari kelemahan tanpa memberikan solusi sehingga penetapsn APBD Nias tersebut terkatung-katung. (Wasapda Online, 27 Mei 2009)

Facebook Comments