Gunung Sitoli, 17 April 2009

Ruang-ruang kehidupan anak ternyata masih jauh dari rasa aman, kekerasan demi kekerasan terus saja terjadi. Pelaku umumnya orang-orang terdekat dengan korban, seperti orang tua anak, tetangga bahkan guru sekolah. Satu lagi kasus menimpa seorang anak perempuan berusia 8 tahun masih duduk dibangku kelas 2 SD berinisial AR menjadi korban pelecehan seksual sang guru disekolahnya.

Pengakuan AR kepada tim advokasi PKPA Nias, peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa 7 April 2009 pukul 15.30 Wib diruang kelas saat anak-anak sedang bermain, tempatnya salah satu sekolah dasar swasta di desa FOA-Gunung Sitoli. Korban didampingi orang tuanya dan tim advokasi PKPA telah membuat pengaduan ke Polres Nias pada tanggal 18 April 2009.

Kondisi anak saat ini sedang labil karena masih teringat ancaman dari guru, setelah melakukan aksi jahatnya. Tim PKPA berusaha untuk memulihkan psikologis korban dan juga pendampingan secara hukum. Polres Nias diharapkan dapat merespon dengan cepat dan proses hukum dapat memberikan rasa keadilan bagi korban.

PKPA Nias saat ini sedang menggagas koalisi masyarakat sipil di Nias untuk advokasi dan perlindungan anak…..yang mau ikutan dan komitmen dengan issu anak dapat join dalam pertemuan2 dikantor PKPA Nias. (Misran Lubis)

Facebook Comments