Gunungsitoli – Ketua Anak Cabang Partai Demokrat Kec Gunungsitoli idanoi Nias Sowa’a Laoli yang juga salah seorang caleg Partai Demokrat Dapil II Nias melaporkan dan meminta kepada PPK dan Panwas Kecamatan Gunungsitoli Idanoi untuk melaksanakan perhitungan ulang suara di TPS II Desa Samasi Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, karena diindikasi adanya penggelembungan suara untuk memenangkan salah satu Caleg.

Dalam laporan partai tersebut, KPPS mengumumkan perhitungan suara khusus pada DPRD Kabupaten/ Kota dimana Partai PPD mendapat suara 193, Partai Demokrat 52 suara, PAN 6 suara, Hanura 1 suara, PPI 1 suara, Pelopor 3 suara, Golkar 4 suara, PDI Perjuagan 20 suara, PDS 10 suara, Partai Buruh 20 suara dengan DPT 369 orang dan yang memberikan hak suaranya di TPS II Desa Samasi 317 orang.

Selanjutnya berita acara KPPS yang diserahkan di PPK di TPS II Desa Samasi yang memberikan hak suaranya sebanyak 369 orang sehingga terjadi penambahan 52 suara.

Akibat tindakan yang dilakukan KPPS dalam penggelembungan suara, salah satu partai diunggulkan yakni partai PPD dari 193 suara menjadi 250 suara.

Dengan terjadinya penggelembungan suara di wilayah Kecamatan Gunungsitoli Idanoi maka berita acara belum diserahkan kepada PPK ,sehingga PPK yang menurut jadwal tanggal 11 April 2009 adalah pembukaan dan perhitungan suara sesuai dengan undang-undang yang dikeluarkan KPU secara nasional, namun tidak jadi dilaksanakan karena adanya 9 TPS belum menyerahkan Berita Acara kepada PPK, sehingga perhitungan suara ditunda dan dilaksanakan pada tanggal 14 April 2009.

Pada rapat, Sabtu (11/4) yang dipimpin oleh ketua PPK dan dihadiri oleh unsur muspika kecamatan Gunungsitoli Idanoi dan Kapolsek Gidõ AKP A Harefa dan para saksi partai politik mendesak Panwas Kecamatan dan Kepolisian untuk mengusut kasus penggelembungan suara termasuk partai yang terlibat. Panwas Kecamatan mengatakan apabila terbukti adanya indikasi penggelembungan suara yang dilakukan. (www.hariansib.com – 13/04/2009)

Facebook Comments