Dugaan Penggelapan dan Penipuan Dana Bantuan BRR Rp 3,7 Juta Lebih Masih Diproses Polisi

Monday, March 30, 2009
By nias

Gunungsitoli – Kajari Gunungsitoli Dade Ruskandar SH MH melalui Kepala Cabang Kejaksaan Teluk Dalam Rabani Halawa SH telah mengembalikan berkas kasus penggelapan dana bantuan BRR pada Gereja Jemaat BNKP Tanonikoo Distrik Balohili Mola.

Hal itu diungkapkan Rabani Halawa SH ketika ditanya SIB soal pelimpahan berkas dugaan penggelapan Bantuan BRR Perwakilan Regional VI Nias oleh Polres Nias Selatan. “Berkas telah dikembalikan kepada Polres Nias Selatan untuk dilengkapi,” katanya.

Menurut Halawa pihaknya memberi petunjuk kepada penyidik untuk mengambil keterangan Bendahara yang ada namanya dalam keterangan pencairan keuangan bantuan BRR dan setelah dikembalikan berkas tersebut diharapkan kepada Polres Nias Selatan dapat segera melengkapi untuk kita teruskan ke pengadilan, harapnya.

Ketika dikonfirmasi kepada Kapolres Nisel AKBP S Zebua SH melalui Kasat Reskrim AKP M Lutter Dachi melalui telepon selulernya kepada SIB belum lama ini mengatakan, pihak kejaksaan telah mengeluarkan P19 terhadap kasus sesuai Laporan Polisi No.Pol/LP/125/X/2008/SPK, Tgl 9 Oktober 2008 dengan pelapor Guru Jemaat BNKP Tanonikoo Distrik Balohili Gomo An. Taliatulo Zebua.

Polres Nisel telah memanggil FGH Tgl 24 Maret 2009 untuk diambil keterangan sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana penggelapan dan tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam pasal 374 Yo 372 yo 64 ayat (1) dari KUHPidana Yo pasal 2 pasal 3 Pasal 8 UU RI No 31 Tahun 1999 Yo UU RI No 20 Tahun 2001.

Dan sesuai mekanisme bila tidak hadir pada panggilan pertama akan dibuat panggilan kedua dan bila tidak dipenuhi setelah panggilan kedua maka dilakukan upaya paksa, katanya singkat.

Sementara Pdt Sokhinaso Ndruru melalui telepon selulernya Minggu (29/03-09) kepada SIB mengatakan, pihak yang dipanggil oleh Polres Nisel belum dipenuhi, karena pihak tersangka TH selalu mengatakan jangan dihadiri agar kasus tersebut tidak diteruskan, hal itu terungkap setelah surat panggilan disampaikan kepada FGH.

Pendeta Sokhinaso Ndruru berharap kepada Kapolres Nias Selatan AKBP S Zebua dan Waka Polres Kompol Drs O Zebua kiranya melakukan proses hukum terhadap tersangka TH yang juga mempunyai jabatan sebagai kepala sekolah SDN Negeri dan kepada FGH sebagai bendahara dalam pencairan Dana Bantuan BRR karena setelah dana tersebut diterima tidak ada diberitahu kepada warga jemaat BNKP Tanonikoo Distrik Balohili Mola. “Jangan diperlambat proses hukum karena saya telah memberi keterangan bahwa itu sudah terjadi penyalahgunaan dana bantuan tersebut,” katanya. (SIB – www.hariansib.com – 30/03/2009)

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

March 2009
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031