Medan – The United Nations Children’s Fund (UNICEF) kembali mengucurkan bantuan program Kelangsungan Hidup Perlindungan Perkembangan Ibu dan Anak (KHPPIA) tahun 2009 kepada Pemprov Sumut.

Kesepakatan bantuan dalam Annual Work Plan (AWP) senilai 20,4 juta USD untuk Kabupaten Nias dan Nias Selatan itu sudah ditandatangani pekan lalu di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut dengan Chief UNICEF Nias, Roul De Torcy.

Kepala Bappeda Sumut Ir H Riadil Akhir Lubis MSi, Selasa (10/3) menjelaskan, AWP yang ditandatangani ini merupakan tahun kedua dari rencana kerja tahunan mengimplementasikan berbagai program yang telah disusun antara Pemerintah RI dengan UNICEF beberapa waktu lalu.

“Pemprov Sumut Cq Bappeda sangat mengapresiasi bantuan ini. Karena ini membuktikan besarnya perhatian UNICEF untuk membantu pemerintah setempat dalam upaya meningkatkan taraf hidup ibu dan anak di daerahnya,” ucap Riadil.

Kepada aparatur yang terlibat pengelolaan bantuan tersebut, Riadil mengingatkan agar tetap mengedepankan faktor akuntabilitas dengan prinsip 5W + 1H (What, Where, Who, Why, When, serta How).

“Ini (peringatan) penting untuk diperhatikan, sehingga kita sebagai penerima bantuan dapat menjalankan amanah yang dipercayakan masyarakat internasional dengan baik dan Indonesia, khususnya Provinsi Sumut tetap dipercaya untuk mengelola bantuan internasional,” tegasnya.

Dijelaskan, bantuan tersebut terdiri dari tiga program (kluster). Yakni kluster ketahanan anak dan pengembangannya. Kemudian kluster pendidikan dan pengembangan remaja, serta kluster kebijakan sosial dan perlindungan.

Menanggapi bantuan ini, Roul De Torcy mengaku bahwa bantuan tersebut bukanlah hal yang besar dibandingkan dengan keseluruhan kegiatan yang harus dibangun di Provinsi Sumut, khususnya di Nias dan Nias Selatan.

“Bantuan ini hanya salah satu komitmen dunia internasional dalam menanggapi permasalahan yang ada di Provinsi Sumut,” jelasnya. (SIB – www.hariansib.com – 11/3/2009)

Facebook Comments