Warga Nias Protes Penerbitan Buku Kepahlawanan Kota Sibolga

Sunday, March 8, 2009
By nias

Sibolga – Warga Nias di Sibolga memprotes keras penerbitan buku Inventarisasi dan Pelestarian Nilai-nilai Kejuangan/ Kepahlawanan Kota Sibolga terbitan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Pemko Sibolga karena ada menyebutkan bahwa warga Nias adalah budak. Mereka meminta penerbitan buku ini ditarik kembali.

“Dalam buku setebal 136 halaman itu dan bersampul wajah Kota Sibolga tertulis urutan berbagai peristiwa penting sebelum dan sesudah berdirinya Sibolga serta daerah sekitarnya dan pada halaman 24 termuat kalimat yang menyayat hati dan melecehkan etnis Nias. Bahwasannya tahun 1766 Inggris membawa 54 orang budak melalui Pulau Poncan Ketek dan para budak itu berasal dari Afrika dan Nias,” kata pengurus Ketua Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Nias (IMAPNIS) Kota Sibolga – Kab Tapteng Agusman SE didampingi Wakil Ketua Sukardi Gea, B Zebua, Yosef Dakhi, Hadi Gowasa, Rahmat Warasi dan Ketua STM Fahasara Dõdõ Kota Sibolga Abdul Rahmad Nduru dalam siaran persnya kepada sejumlah wartawan, Kamis (5/3) di Sibolga.

Menurutnya, buku itu jelas-jelas melecehkan etnis Nias dan merusak konsep nasionalisme dalam konsep Bhineka Tunggal Ika di NKRI ini sehingga Pemko Sibolga perlu melakukan klarifikasi termasuk menarik kembali buku itu dari peredaran.

Hal senada juga diungkapkan anggota DPRD kota Sibolga Jamil Zeb Tumori bahwa penerbitan buku itu telah menjadi polemik di tengah – tengah masyarakat Sibolga khususnya etnis Nias. “Kutipan kalimat yang menyatakan Nias dalam historisnya adalah budak perlu dipertanyakan apakah sesuai dengan sejarah pulau Nias dan sejarah berdirinya Kota Sibolga,” katanya.

Di tempat terpisah, Kabag Humas Pemko Sibolga DT Tamba yang dikonfirmasi via telepon seluler mengaku, belum mengetahui hal ini. “Saya belum tahu dan belum ada baca buku itu,” katanya. (Sumber: www.hariansib.com – 7/3/2009)

3 Responses to “Warga Nias Protes Penerbitan Buku Kepahlawanan Kota Sibolga”

  1. 1
    Situjuh Says:

    Hal ini menarik,
    membangkitkan semangat,
    semangat orang Nias,
    untuk mengetahui siapa dia sebenarnya.
    Apakah benar demikian?

    Tentunya bisa dibuktikan dari sejarah Nias? Adakah buku tentang sejarah Nias?
    Atas dasar apa dalam Buku Kepahlawanan Kota Sibolga itu mengatakan bahwa etnis Nias sebagai

    Mengapa orang Nias tidak menerimana?

    Siapa yang peduli dengan sejarah Nias?

    Ya’ahowu?

  2. 2
    Andreas Ndruru Says:

    Menarik, saya belum baca buku itu tapi sangat perlu diteliti kebenarannya berdasarkan fakta yang ada. Kalau tidak ada fakta pendukung atau sumber informasi yang jelas, sebaiknya buku tersebut ditarik dari peredaran agar tidak menciptakan polemik lebih jauh. Bagi kita etnis Ono Niha, sebaiknya kita berpikir kritis dan tidak perlu emosional. Kalau sejarah dengan fakta dan bukti yang jelas menyatakan demikian, kita tidak perlu sakit hati, bukankah Obama keturunan budak?

  3. 3
    arthure Says:

    he3x aneh juga jika dalam buku itu nenek moyang kita rupanya budak(emang enak?)

    sebaiknya pernyataan itu menjadi motivasi bagi kita untuk mencari tahu siapa sih ono niha?
    hezo moroi soi nono niha andro?

    jadi jika ada pernyataan yang dari pihak lain mengenai Ono noha kita bisa memberi penjelasan.
    masalahnya ampe skrg blon ad bukti yang kuat mengenai asal usul kita.

    yang ku tau katanya nenek moyang kita diturunkan dari langit di Gomo.
    hanya apa itu masuk akal??

    yatobali fogete mboro dododa mbuku da’o.

    Aine da ta haogo mbanuada…!!!

    what we can do for Nias???

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

March 2009
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031