GUNUNGSITOLI – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Nias mulai melakukan pelipatan kertas suara dengan melibatkan 500 siswa SMA Negeri 3 Gunungsitoli.

Anggota KPUD Nias sekaligus Humas, Abineri Gulõ kepada Waspada di SMAN 3 Gunungsitoli menjelaskan, sampai saat ini KPUD Nias telah menerima sebagian logistik untuk Pemilu berupa kertas suara, segel dan tinta. Namun menurut Abineri, kertas suara yang diterima hanya untuk calon DPR RI dan DPD RI masing-masing berjumlah 288.735 lembar.

Sedangkan kertas suara untuk calon DPRD Provinsi dan Kabupaten masih menunggu pendistribusian dari KPUD Sumut. Kertas suara yang telah diterima, ungkap Abineri, pelipatannya dilaksanakan secara swakelola bekerjasama dengan SMAN 3 Gunungsitoli.

“Untuk pelipatan yang sudah dimulai, dikhususkan untuk pelipatan kertas suara calon anggota DPD RI, setelah itu baru kemudian melipat kertas suara untuk calon anggota legislatif,” papar Abineri..

Pelipatan kertas suara secara swakelola tersebut, KPUD Nias memberikan kontribusi kepada para siswa Rp100 per lembar. Ditambahkan, setelah logistik Pemilu diterima seluruhnya khususnya kertas suara, maka tidak tertutup kemungkinan KPUD Nias akan menjalin kerjasama dengan sekolah lainnya sehingga proses pelipatan dapat selesai dalam 10 hari sebelum Pemilu.

Abineri juga mengungkapkan, pelipatan kertas suara tersebut sebelumnya telah dilakukan sosialisasi dan simulasi bagaimana memeriksa dan melipat kertas suara kepada para siswa yang dilibatkan.

Pantauan Waspada di SMA Negeri 3 Gunungsitoli, terlihat petugas Polres Nias melakukan pengawasan dan pengamanan di masing-masing ruangan tempat berlangsungnya kegiatan melipat kertas suara tersebut. Selain polisi juga terlihat personil Panwas Kabupaten Nias.

Pada hari pertama pelipatan kertas suara, belum ada laporan tentang kerusakan kertas suara. (Wasapada Online – www.waspada.co.id – 6/3/2009)