Gunungsitoli – Pengadilan Negeri Gunungsitoli yang mengadili perkara perdata nomor: 39/PDT.G/2008/PN.GS yang dipimpin oleh Ketua Hakim Majelis Togar SH, MH, anggota Hakim Majelis Ikrar Niekha E Fau SH, Morailam Purba SH dan Panitera Pengganti Hasumin Gulõ SH telah memutus tanggal 15 Desember 2008 dengan pemenang Suasana Dachi SH dari CV Sinar Fohili dan PT Sang Saka sebagai Penggugat 1 dan Aris Agustus Dachi Direktur PT Arsenda Cahaya Gemilang sebagai Penggugat ke 2 dan Faigiasa BW SH advokat dan pengacara Penggugat 1 dan 2 melawan Pemerintah RI Cq BRR NAD Nias Cq Kepala Perwakilan BRR Nias Cq Kepala Distrik BRR Nias Selatan Cq Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Kabupaten Nias Selatan.

Dalam keputusan mengatakan mengabulkan gugatan para penggugat sebahagian, menyatakan Surat Perjanjian Pemborongan Kontrak harga satuan No. K-044/BRR.889742/VIII/2007 tanggal 20 Agustus 2007 tentang pekerjaan jasa pemborongan pembangunan ruas Jalan Hilimaenamolo––Pantai Soto’o (lanjutan) Kecamatan Telukdalam antara penggugat 1 dengan tergugat sah menurut hukum.

Menyatakan surat perjanjian pemborongan kontrak harga satuan No. K-034/BRR.889742/VIII/2007 tanggal 20 Agustus 2007 tentang pekerjaan jasa pemborongan pembangunan ruas Jalan Hilimaenamolo ––Pantai Sato’o (lanjutan) kecamatan Telukdalam antara penggugat 1 dengan tergugat sah menurut hukum.

Menyatakan surat perjanjian pemborongan kontrak harga satuan No. K-039/BRR.889742/VIII/2007 tanggal 20 Agustus 2007 tentang pekerjaan jasa pemborongan pembangunan ruas Jalan Hilisimaetano––Pantai Soto’o (lanjutan) Kecamatan Telukdalam antara penggugat 2 dengan tergugat sah menurut hukum.

Menyatakan tergugat telah melaksanakan wanprestasi atau cidera janji atas surat perjanjian masing-masing. Menghukum tergugat untuk membayar uang para penggugat yang besarnya Rp 862.000.000 CV. Sinar Fohili, PT Sang Saka Rp 939.985 untuk pengugat 2 sebesar Rp 844.223.000 untuk CV Arsenda Cahaya Gemilang. Selanjutnya menghukum tergugat untuk membayar sejumlah kerugian kepada para penggugat yang besarnya sebagai berikut: sebesar Rp 2,5 % x 862.000.000 = Rp 21.550.000 kemudian 2,5 % x 939.985.000 = Rp 23.499.625 untuk pengugat 2 sebesar 2,5 % x 844.223.000 = 21.105.575 ditambah bunga bank.

Menolak gugatan penggugat selain dan selebihnya dan membebankan ongkos perkara yang timbul dalam perkara ini Rp 641.000. Demikian diputus dalam rapat musyawarah Majelis, Senin 15 Desember 2008.

Menurut Suasana Dachi dan Faigiasa BW SH, ternyata putusan ini belum dilaksanakan pihak BRR padahal sebelumnya BRR Perwakilan Nias bersama DPR RI menyatakan bahwa harus ada payung hukum melalui Keputusan Pengadilan ternyata setelah ada Keputusan Pengadilan juga tidak dilakukan pembayaran oleh pihak BRR sehingga pihak tergugat mengalami kerugian setiap bulan menanggulangi bunga bank. (Sumber: SIB – www.hariansib.com – 6/3/2009)

Facebook Comments