Sambut Visit Batam 2010

BATAM (BP) – Persatuan Masyarakat Nias Selatan Batam (PM-NiSel) dan  sekitarnya menggelar deklarasi dan pagelaran kebudayaan Nias di Hotel Pacific, Sabtu (24/1). Acara ini merupakan pagelaran terlengkap dan pertama di Kota Batam, karena tim pagelaran tersebut langsung didatangkan dari Pulau Nias Sumatera Utara.

Ketua PM-NiSel, Iskandar Dachi mengatakan, tujuan acara ini untuk memperlihatkan budaya Nias kepada masyarakat Kepulauan Riau, khususnya Batam. ”Karena jumlah warga asal Nias di Batam sudah mencapai empat ribu orang. Maka kami ingin memperkenalkan budaya Nias yang harapannya bisa menjadi salah satu budaya yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung Visit Batam 2010,” katanya.

Dijelaskannya, tim pagelaran tersebut sengaja di datangkan langsung dari Nias, agar replika dari budaya Nias jelas terlihat yang menunjukkan kekentalan budaya itu.

Salah satu pagelaran seni yang ingin ditonjolkan yakni loncat batu yang tingginya lebih dari dua meter. Kemudian diikuti tarian seperti elang dan mogo (perang). Ada juga presentasi mengenai kondisi laut Nias yang sangat mendukung kegiatan surfing, begitu juga kekayaan terumbu karangnya yang cocok digunakan untuk snorkling dan diving.

”Sebenarnya banyak tempat yang bisa dijadikan tempat wisata, contohnya daerah Gomo, yang mana budaya Megaliticum masih sangat kental,” terangnya.

Iskandar mengaku, acara ini sangat didukung oleh pemerintahan Kepulauan Riau, khususnya Batam. ”Intinya mereka sangat antusias untuk memasukkan budaya Nias, khususnya loncat batu tersebut sebagai agenda di kalender pariwisata 2009 Pemko Batam dalam rangka menyambut Visit Batam 2010,” akunya.

Ketua DPRD Kota Batam Soerya Respationo juga sangat merespon positif. Soerya mengatakan, kebudayaan Nias Selatan merupakan kebudayaan nusantara yang selayaknya ditampilkan di Batam. Mengingat Batam merupakan Indonesia mini yang dihuni seluruh etnik.

Sementara itu, adanya rencana Lion Air membuka rute Batam-Nias Selatan, kata Iskandar,  merupakan satu hal yang mendukung tujuan ini. ”Kita juga sudah mendiskusikan masalah ini ke Pemko agar flight Lions Air rute Batam-Nias di buka jam 07.00 WIB pagi. Tujuannya, agar wisman yang stay di Batam dapat kembali pada hari itu juga nantinya,” ujarnya.

Pagelaran tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kepri Arifin Nasir sekaligus mewakili gubernur. (cr4)

Pengirim  : Berkat Jaya Lase
Tanggal   : 29 Januari 2009
Pukul      : 13.13.06
Sumber   : www.batampos.co.id

Facebook Comments