Medan – Tujuh orang ditangkap saat bermain judi di dalam Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nias, Sumatera Utara, Rabu (24/12/2008). Tiga di antaranya, anggota dewan. Seluruh tersangka kini mendekam di tahanan Markas Polres Nias, di Gunung Sitoli.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, penangkapan para tersangka dipimpin langsung Kapolres Nias AKBP Albertus Sitorus, pada Rabu siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Penangkapan itu bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas para anggota dewan di sana yang kerap bermain judi. Saat penyergapan, polisi menemukan ada dua kelompok yang tengah asyik berjudi di ruangan berbeda.

Di ruang pertama, lima orang sedang berjudi yang seluruhnya anggota dewan. Namun yang berhasil ditangkap hanya tiga orang yang seluruhnya anggota dewan.

Masing-masing adalah Orudugo Halawa yang merupakan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Nias dan Sekretaris Partai Golkar Nias, kemudian Ibelala Waruwu dari Fraksi PDI Perjuangan dan Dalifati Ziliwu dari Partai PSI yang juga Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia, Nias.

Sementara dua anggota dewan lainnya berhasil melarikan diri. Mereka diidentifikasi sebagai Pidaman Nazara dan Armansyah Harefa dari Fraksi Pelopor.

Di ruangan kedua, polisi menangkap lima orang yang sedang bermain judi. Namun polisi hanya berhasil menangkap empat di antaranya yang seluruhnya merupakan staf di sekretariat DPRD Nias, yakni Zendambowo Zendrato, Sinema Zebua, Alvian Lase dan Christian Laoli.

Sementara seorang tersangka lainnya berhasil meloloskan diri, yakni Bazisokhi Gori, juga anggota DPRD dari Fraksi Rakyat Bersatu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Nias AKP RA Purba menyatakan kepada wartawan, barang bukti yang berhasil ditemukan dari para tersangka, berupa tiga set kartu remi dan uang senilai Rp 255 ribu.

Hingga kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka. Sementara kepada para tersangka yang melarikan diri diminta untuk menyerahkan diri.

“Jika tidak, akan dilakukan upaya paksa,” kata Purba.

Sumber: Detiknews

Facebook Comments