Setelah komputer mikro mulai diperkenalkan secara meluas pada awal tahun 1980an dan disusul dengan piranti-piranti lunak berbasis Windows dari Microsoft khususnya aplikasi perkantoran seperti Word, Excel, dan Powerpoint … dunia berubah total … Tanpa sofwer itu dunia ini terasa ‘hambar’. Dan secara berkala, setiap kali Microsoft mengeluarkan versi baru produknya, Anda harus siap-siap dengan biaya upgrade sofwer dan hadwer, downloading, dan frustrasi-frustrasi yang terkait dengan proses instalasi dan pemakaian sofwer-sofwer baru itu. 

Kalau Cloud Computing yang dibantu dengan penyebaran jaringan internet di seluruh pelosok sungguh-sungguh menjadi kenyataan, maka barangkali anda tak lagi harus membeli sofwer dan media penyimpan. Media penyimpan dokumen anda dan sofwer seperti Microsoft Office semuanya akan disediakan (barangkali secara gratis) oleh perusahaan-perusahaan raksasa seperti Microsoft dan Google.

Satu-satunya yang Anda perlukan adalah koneksi ke internet. Anda pun tidak perlu lagi ke warnet, cukup dengan menggunakan hape (hand phone) Anda yang semakin canggih saja: punya papan ketik lengkap seperti komputer, layar yang lebih jernih dan resolusi tinggi yang dibekali kemampuan koneksi internet berkecepatan tinggi.

Sebenarnya kehadiran Cloud Computing sudah mulai kita saksikan misalnya lewat aplikasi seperti Google Apps, layanan dari Google yang menyediakan aplikasi berbasis web. Kalau Anda memiliki akun imel di Google, maka ketika anda login memeriksa surat-surat email yang masuk, anda juga bisa membuat artikel atau membuat laporan yang membutuhkan spreadsheet, atau menyiapkan presentasi seminar Anda di sana. Setelah semua selesai, Anda bisa menyimpan semua dokumen itu pada media penyimpan berbasis web yang disediakan Google, bukan di disk lokal di komputer Anda.

Kalau sampai sekarang cloud computing sederhana dari Google ini belum begitu populer, ya karena ‘kesederhanaan’ dan keterbatasannya itu. Pengolah kata dan spreadsheet yang ada masih belum ‘sehebat’ Microsoft Office misalnya; demikian halnya aplikasi presentasinya, belum secanggih Microsoft Power Point.

Apa itu cloud computing ? Menurut Wikipedia, cloud computing adalah pengembangan dan penggunaan teknolgi komputer berbasis internet. Kata cloud (awan) dalam istilah ini adalah metafora dari internet, istilah yang dipakai dalam diagram jaringan komputer, dan merupakan abstraksi dari insfrastrukstur yang kompleks. Amazon, Google, dan Salesforce adalah tiga di antara penyedia dan perintis kehadiran cloud computing.

Di era cloud computing, demikian ramalan para futuris IT, para pengguna jasa komputasi seperti kita-kita ini tidak perlu lagi pusing-pusing menyediakan infrastruktur komputasi yang berbiaya mahal, cukup mengakses data yang disimpan di pusat-pusat data yang disediakan para pemilik bisnis raksasa IT itu. (brk*)

Catatan Redaksi: Tulisan ini adalah olahan Redaksi Nias Online; peminat boleh menayangkannya di blognya, dengan syarat: sumbernya (Nias Online) harus disebutkan dan link (tautan) ke Nias Online dibuat.

Facebook Comments