Medan – Inspektur Jenderal Depdiknas RI M Sofyan SH MSi menyatakan, dalam pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2007 senilai Rp20,5 miliar untuk 82 sekolah SD/MI di Pemkab Nias tidak terdapat masalah-masalah yang dipandang memiliki kelemahan.

Dalam suratnya tanggal 25 September 2008 kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Sumatera Utara, Irjen Depdiknas M Sofyan menguraikan, setelah dilakukan audit dengan beberapa indikator penilaian, bahwa tugas dan tanggungjawab Pemkab dan Diknas Nias dalam pelaksanaan DAK, maupun dalam penyaluran dan pemanfaatan dana, pada umumnya telah memadai.

“Kami mencatat bahwa tidak terdapat masalah-masalah yang berkaitan dengan pelaksanaan DAK di sekolah-sekolah dan operasinya yang kami pandang memiliki kelemahan material,” sebut Irjen.

Lebih lanjut diuraikan, dari hasil audit atas lingkup pelaksanaan DAK di Disdiknas Pemkab Nias, bahwa pembentukan panitia pelaksana rehabilitasi dan pengadaan sarana telah dilaksanakan sesuai SE Ditjen Manajemen Dikdasmen. Perencanaan pekerjaan, pelaksanaan, pengawasan rehabilitasi dan pengadaan sarana telah sesuai dengan RAB maupun syarat-syarat umum pekerjaan bangunan.

Selain itu, pemanfaatan DAK cukup memadai karena telah sesuai SE Ditjen, pengelolaan dana pada sekolah-sekolah cukup memadai. Transparansi pekerjaan dan mutu pekerjaan rehabilitasi umumnya dinilai cukup memadai.

“Realisasi keuangan mencapai Rp18,279 miliar atau 100 % dari total dana DAK ditambah dana pendamping serta dana umum sebesar Rp2,221 miliar menunjukkan bahwa penyerapan dana telah memadai,” sebut Irjen M Sofyan SH, MSi.

Perlu diberitakan, sebelumnya pelaksanaan DAK Pendidikan TA 2007 di Pemkab Nias banyak mendapat sorotan dari LSM, pemerhati pendidikan dan masyarakat yang menduga telah terjadi penyimpangan dalam penyaluran dana DAK ke sekolah-sekolah, sehingga Irjen Depdiknas RI menurunkan tim audit ke Nias.

Namun dengan keluarnya Laporan Hasil Audit DAK Bidang Pendidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Nias dari Irjen Depdiknas RI ini, terjawab sudah bahwa penyaluran dana DAK TA 2007 senilai Rp20,5 miliar tidak ditemukan ada masalah dan tidak ada unsur merugikan keuangan negara.

Sementara itu Kadis Diknas Pemkab Nias melalui Kasubdis Sarana dan Prasarana B Lase BA menyebutkan, hasil audit Irjen Depdiknas RI yang menyatakan pelaksanaan DAK Pendidikan TA 2007 di Pemkab Nias tidak ada ditemukan masalah, merupakan bukti bahwa Pemkab dan Dinas Pendidikan Nias tidak benar melakukan penyimpangan atau penyelewengan. “Ini merupakan keputusan dari hasil audit yang tidak dapat direkayasa oleh siapapun,” katanya seraya menambahkan bahwa hasil audit Irjen depdiknas RI itu telah disampaikan kepada Mendiknas, Sesjen Depdiknas, Dirjen Manajemen Dikdasmen, Inspektur IV Itjen dan Sekretaris Itjen Depdiknas.(SIB, 27/11/2008)

Facebook Comments