Obama mengukir sejarah baru menjadi orang kulit hitam pertama yang menjadi presiden Amerika Serikat. Obama, yang akan menjadi presiden AS ke 44 mengalahkan McCain dalam pemilihan presiden yang berlangsung hari Selasa 4 November 2008 waktu setempat.

“Apabila ada di sana yang masih meragukan bahwa Amerika adalah tempat di mana segala sesuatunya mungkin, yang mempertanyakan apakah impian para pendiri bangsa kita masih hidup saat ini, yang masih mempertanyakan kekuatan demokrasi kita, maka malam ini adalah jawabannya,” kata Obama di depan lebih dari 240,000 orang yang larut dalam perayaan kemenangan di Chicago.

“Telah lama kita menunggu. Tetapi malam ini, karena apa yang telah kita lakukan hari ini, dalam pemilihan ini, pada momen yang menentukan ini, perubahan telah datang di Amerika.”

Di panggung perayaan terlihat bersama Obama istrinya Michelle dan kedua putri mereka Sasha dan Malia.

Air mata kegembiraan dan kemacetan lalu lintas di berbagai daerah mewarnai kemenangan besar Demokrat pada pemilu kali ini. Orang-orang tua berkulit hitam yang masih mengalami kebijakan segregasi* hingga tahun 1960an tak dapat membendung rasa haru dan gembira mereka dan menangis tersedu-sedu.

Di Washington, seribuan orang berkerumun di depan Gedung Putih sambil berteriak: “Ya kita bisa” (slogan kampanye Obama) dikawal oleh para pejabat dinas rahasia yang nyeletuk ‘tak pernah kita menyaksikan yang seperti ini’.

Di kota Obama di Prefektur Fukui, Jepang, masyarakat merayakan secara khusus kemenangan Obama. Dalam bahasa Jepang, Obama berarti ‘pantai kecil’.

Sementara itu diberitakan bahwa ratusan pelajar SD Menteng Jakarta menari-nari meluapkan kegembiraan setelah mengetahui kemenangan Obama di televisi. Setiap kali satu daerah (negara bagian) jatuh ke pihak Demokrat para pelajar itu bertepuk tangan.

Menurut pakar politik LIPI Dewi Fortuna Anwar (Kompas 3 November 2008), kemenangan Obama akan melahirkan babak baru hubungan Indonesia-Amerika “yaitu berkurangnya kecurigaan dan adanya dukungan publik Indonesia yang luas terhadap Washington yang memungkinkan pemerintahan kedua negara untuk menjalin kerja sama yang lebih erat”. Namun Dewi Fortuna mengingatkan bahaya proteksi dari pemerintahan Demokrat yang bisa mempersulit produk Indonesia memasuki pasar Amerika.

Barack Obama adalah anak dari pasangan Barack Hussein Obama Sr. (1936–1982) – seorang ekonom senior pemerintah Kenya – dan Ann Dunham, seorang wanita kulit putih dari Wichita Kansas. Lahir pada tanggal 4 Agustus 1961 di Honolulu, Hawai, Obama mengenyam pendidikan dasar di SD Fransiskus Asisi dan SD Negeri Menteng 1, Jakarta. Pendidikan menengah dijalaninya di Occidental College, Los Angeles, California sementara pendidikan tinggi Columbia College, New York dan Harvard Law School, Harvard University, Cambridge – Massachussetts.

Di depan presiden terpilih Obama telah menghadang masalah-masalah serius baik domestik maupun internasional: krisis keuangan dan resesi di Amerika dan berbagai negara, terorisme yang selalu membayangi-bayangi Amerika, perang yang masih berlangsung di Irak dan Afganistan, masalah Palestina, hubungan yang belum normal dengan sekutu lama Eropa dan hubungan dengan Rusia yang akhir-akhir ini semakin membeku. (AP/LA Times, Wikipedia, Kompas – brk).

• Segregasi: Pemisahan kelompok-kelompok menurut suku bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

Facebook Comments