Kabul, Afganistan — Seorang pembom bunuh diri berhasil menyusup gedung kementerian Afghanistan yang dijaga ketat di pusat kota Kabul hari ini, meledakkan dirinya sendiri, membunuh sekurang-kurangnya 3 orang dan melukai belasan orang. Taliban menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Lokasi kejadian di Kementerian Kebudayaan berada dalam suasana kacau sesudah ledakan itu; para pejabat berteriak-teriak dan petugas kepolisian menghalau para pejalan kaki yang berada dekat lokasi.

Serangan ini semakin menambah suasana ketidak-amanan di Kabul, di mana kekerasan semakin meningkat di tengah klaim para pejabat militer barat bahwa para pembangkang tidak memiliki basis yang kuat di sana.

Kaca-kaca pecah berserakan di jalan yang sangat ramai di depan kantor kementarian yang dijejeri toko-toko. Satu sisi gedung runtuh dan gerbang depan bengkok dan terpuntir akibat kekuatan ledakan.

Para pejabat mengatakan ada hingga dua orang lain yang ikut dalam serangan bunuh diri itu tetapi kelihatannya berhasil melarikan diri.

Para saksi mata dan pejabat memberikan keterangan yang berbeda tentang pemboman itu. Dikatakan, terjadi tembak-menembak di depan gedung kemnterian itu sesaat sebelum ledakan menghantam ruang utama, demikian sumber kepolisian di tempat kejadian.

Seorang jurubicara Taliban mengatakan bahwa para penyerang ambil bagian dalam pemboman itu dan memaksa masuk melalui gerbang utama dengan melemparkan granat tangan ke arah petugas keamanan.

Belum jelas bagaimana para penyerang bersenjata itu mendekati gedung itu. Keamanan di kawasan itu cukup ketat; istana presiden hanya berjarak beberapa ratus meter dari sana.

Kabul telah mengalami banyak serangan besar dalam bulan-bulan terakhir ini. Bulan Juli lalu 60 orang tewas dalam suatu pemboman menggunakan truk di gerbang Keduataan India. Pada bulan April Presiden Hamid Karzai lolos dari usaha pembunuhan yang dirancang Taliban ketika dia sedang menghadiri parade militer. (LAT/brk/*)

Facebook Comments