SPANYOL – Sebuah keluarga di Spanyol berhasil melahirkan bayi pertama mereka, yang merupakan hasil kloningan. Bayi yang diberi nama Javier ini, adalah bayi pertama hasil kloning yang ada di Spanyol. Javier, anak kedua dari pasangan suami istri ini merupakan kloningan dari saudara lelaki mereka yang bernama Andres.

Keputusan kontroversial harus diambil oleh keluarga ini karena ini menjadi hal yang sangat dibutuhkan Andres, kakak Javier yang terkena penyakit Thalassameia. Dan rencananya Javier akan menjadi donor transplantasi bagi kakaknya tersebut.

Penyakit Thallassameia sendiri muncul karena kegagalan badan menerima oksigen untuk membentuk sel darah merah. Operasi ini sebenarnya dimulai sejak Andres umur 6 tahun. Namun proses operasi baru dapat disetujui saat Andres berumur 10 tahun.

Seperti yang diberitakan Guanabee, Rabu (15/10/2008), dikatakan meskipun kloningan ini berjalan lancar, tetapi kecaman harus dihadapi oleh keluarga asal Cadiz, kota sebelah Selatan Spanyol.

Kecaman datang dari masyarakat yang sedih, karena harus melihat Javier, dikorbankan untuk kepentingan kesembuhan sang kakak. Ini tentu menjadi sebuah dilema besar bagi orangtua mereka, di satu sisi tidak ingin anak mereka yang lain di korbankan, di sisi lain mereka harus berusaha menyembuhkan anak pertama mereka, Andres.

Setelah mendapat ijin dari Komisi Nasional untuk Bantuan Reproduksi, orangtua Javier dan Andres memilih melakukan diagnosa pra-tanam genetika. Sebuah teknik untuk mengetahui apakah embrio tersebut sehat dari sudut pandang genetika, sebelum akhirnya dipindahkannya ke dinding rahim sang ibu.

Untuk diagnosis jenis ini, yang sepenuhnya dilarang di Italia, embrio yang terkandung dalam
fertilisasi secara genetik menentukan terdapatnya penyakit atau tidak dalam embrio. (srn)

Sumber: www.okezone.com, 16 Oktober 2008

Facebook Comments