Pesawat Merpati Terperosok di Nias

Friday, September 26, 2008
By susuwongi

JAKARTA , Investor Daily: Pesawat Merpati Nusantara Airlines (MNA) yang mengangkut 17 penumpang dari Medan dilaporkan terperosok di Bandara Binaka, Gunung Sitoli, Nias, Sumut, Rabu (24/9) siang. Roda depan pesawat itu keluar dari landasan Bandara Binaka sejauh sekitar satu meter ketika pilot hendak memutar pesawat menuju apron usai mendarat dengan sukses.

“Pesawat itu mendarat dengan normal. Waktu memutar terjadi turbulensi sehingga mengganggu kemudi saat berputar. Pesawat itu telah diizinkan terbang kembali,” ujar Kepala Bandara Unit Pelaksana Teknis (UPT) Binaka (Kabupaten Nias) Lamro Sihombing kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (24/9).

Pesawat dengan registrasi PK-MNC dan nomor penerbangan MZ 5428 tersebut adalah jenis jenis CN 235 buatan PT IPTN Bandung. Pesawat diawaki oleh Pilot Soegiyanto dan Co-pilot Teresia.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun belasan penumpang pesawat terpaksa turun di landasan pacu dan berjalan kaki menuju terminal bandara. Saat pesawat itu mendarat cuaca dilaporkan dalam keadaan cukup cerah atau berada dalam kondisi yang cukup baik bagi pesawat dalam melakukan landing.

Posisi pesawat yang terperosok sempat berlangsung selama satu jam, sebelum bagian roda pesawat didongkrak dan kemudian pesawat dipindahkan ke apron untuk mendapatkan perawatan ringan.

Akibat penutupan bandara, sebuah pesawat Riau Airlines (RAL) yang akan mendarat di Bandara Binaka sempat berputar-putar dua kali sebelum memutuskan terbang kembali ke bandara asal (return to base/RTB) di Bandara Polonia. Namun, setelah bandara dengan panjang 1.355 meter dan lebar 30 meter tersebut dibuka kembali, pesawat RAL pun mendarat di Bandara Binaka.

Lamro mengatakan, pihaknya mengizinkan pesawat Merpati itu terbang kembali ke Medan dengan membawa 32 penumpang. Izin tersebut diberikan setelah ada surat pernyataan yang ditandatangani pilot dan teknisi pesawat bahwa pesawat itu tidak bermasalah dan laik terbang. “Mereka mengonsultasikannya dengan flight safety MNA di Jakarta, lalu membuat surat pernyataan bahwa pesawat itu laik dan bisa diberangkatkan lagi,” ujar dia.

Sekretaris Perusahaan MNA Purwatmo membenarkan kejadian tersebut dan pesawat itu telah diterbangkan kembali ke Medan.

Ditanya mengapa pihak regulator, yakni Direktorat Sertifikasi dan Kelaikan Udara (DSKU), tidak ditunggu untuk melakukan pemeriksaan sebelum pesawat itu diizinkan terbang kembali, Lamro mengakui sudah menghubungi bagian Direktorat Keselamatan Penerbangan (Kespen) Ditjen Hubud Dephub. “Namun, kami kesulitan menghubungi pejabat terkait di Kespen. Kami hanya meminta pernyataan dari pihak maskapai bahwa pesawat itu laik terbang,” jelas dia.

Dihubungi terpisah, Dirjen Perhubungan Udara Dephub Budhi Muliawan Suyitno mengungkapkan, pihaknya akan memeriksa pilot pesawat tersebut, terutama untuk mengetahui sistem pelatihannya. Menurut dia, pilot tersebut harus masuk simulator. “Bila ditemukan sistem training-nya tidak benar dan juga tidak masuk simulator, pilotnya akan dilarang terbang (grounded),” kata dia. (neh)

Sumber: www.investorindonesia.com, 25/09/2008

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Kalender Berita

September 2008
M T W T F S S
« Aug   Oct »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930