Sekelompok pemuja setan yang dituduh membunuh 4 orang remaja sebelum memanggang tubuh mereka dan memakannya, dilaporkan melakukan upcara inisiasi selama proses dari satu pembunuhan berlangsung.

Polisi Rusia mengungkapkan kemarin bahwa pembunuhan terhadap Anya Gorokhova, Olga Pukhova, Varya Kuzmina dan Andrei Sorokin terjadi bulan Juni lalu, meskipun sisa-sisa jasad mereka baru ditemukan bulan lalu.

Para korban – berumur antara 16 dan 18 – dilukai sebanyak 666 kali sebelum anggota badan mereka dipreteli.

Mengutip sumber-sumber kepolisian, surat kabar The Sun melaporkan bahwa selama pembunuhan kedua gadis remaja, para pemuja setan itu melakukan ritual inisiasi untuk menyambut ‘anggota baru’ ke dalam kelompoknya.

Sebagai bagian dari ritual inisiasi, darah dari kedua gadis remaja itu dituangkan ke atas tubuh Ksenia Kuznetsova, seorang remaja laki-laki berumur 18 tahun, sambil berdoa kepada Setan, kata The Sun.

Kedua remaja lelaki dibunuh hari berikutnya di sebuah daerah pedesaan di Rusia.

Sisa-sisa dari mayat keempat remaja ini ditemukan di sebuah lubang yang dihiasi simbol-simbol setan dan salib terbalik di daerah Yaroslavl, Rusia, 255 km timur laut kota Moscow.

Kuznetsova adalah anggota ke sembilan yang akan bergabung ke dalam kelompok itu – semuanya dengan julukan masing-masing: Mati, Mayat, Hitler, Fang, Penghitungan, Dokter, Kegelapan dan Goth.

Delapan orang pemuja setan telah ditahan atas pembunuhan kejam itu, dan semuanya mengaku Setan akan menolong mereka “menghindari tanggungjawab”.

“Saya mempersembahkan banyak korban kepadanya (kepada setan – red.),” kata salah seorang anggota kelompok sebagaimana dikutip surat kabar The Mail.

Salah seorang anggota lain mengaku dia berpaling memuja Setan karena doa-doanya kepada Tuhan tidak dikabulkan.

“Tidak mendatangkan uang … Saya berdoa kepada Setan, dan berbagai hal membaik,” katanya. (The Nine/*)

Foto: Korban Anya Gorokhova and Olga Pukhova.

Facebook Comments