Sekretaris Komisi A DPRDSU: Jembatan Sungai Saua Nisel Ambruk Transportasi Nias-Nisel Lumpuh Total

Saturday, September 6, 2008
By nias

Medan – Komisi A DPRD Sumut menegaskan, Jembatan Sungai Saua di Desa Bawõdobara Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nisel (Nias Selatan) ambruk, sarana transportasi yang menghubungkan Nias – Nisel lumpuh total.

Penegasan itu diungkapkan Sekretaris Komisi A DPRD Sumut yang juga anggota dewan Dapem Nias dan Nisel Drs Penyabar Nakhe kepada wartawan, Jumat (5/9) di DPRD Sumut seusai menerima laporan masyarakat dari Nisel soal ambruknya jembatan di ruas Jalan Propinsi itu.

Dengan ambruknya Jembatan Sungai Saua sepanjang 200 meter yang menghubungkan Kecamatan Teluk Dalam Nisel menuju Kecamatan Toma hingga ke Kota Gunungsitoli Nias itu, secara otomatis sarana transportasi lumpuh total,ujar Nakhe.

Jikapun ada masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua maupun empat ingin melewati jalur dimaksud, tambahnya, dengan terpaksa harus menggunakan sampan melewati sungai yang berarus deras itu..

“Persoalan ini sebenarnya sudah berulang kali kita minta kepada Dinas J&J (Jalan dan Jembatan) Nisel maupun Sumut untuk segera memperbaikinya dan membangunnya secara permanen, tapi hingga jembatan ini ambruk, belum terlihat ada tanda-tanda perbaikan,” tambah Nakhe.

Menyikapi hal itu, Nakhe yang juga Sekretaris DPW PDS Sumut itu mendesak Dinas J&J Sumut maupun Nisel segera turun tangan memperbaikinya, apakah dengan membuat jembatan darurat untuk sementara atau menjari alternatif lainnya.

“Berdasarkan informasi yang kita terima dari Dinas J&J Nisel, sebenarnya jembatan itu sudah diserahkan pembangunannya ke LSM atau NGO dari Jepang, tapi belum juga dimulai. Padahal jembatan itu sudah lama rusak dan menggunakan papan sembarang maupun pohon kelapa,” kata Nakhe.

Sementara wartawan SIB dari Nisel melaporkan jembatan Mejaya menghubungkan Gunungsitoli-Teluk Dalam pada Kamis (3/9) sore ambruk. Ratusan kendaraan roda empat dari Gunungsitoli (Nias) menuju Teluk Dalam (Nisel) dan sebaliknya terjebak dan harus menunggu sampai pagi dan bermalam dalam kendaraan masing-masing, karena jembatan tersebut ambruk dan tersangkut satu truk di atasnya sehingga arus lalu lintas macet total.

Jembatan Mejaya adalah yang menghubungkan jalan nasional antara Kecamatan Lahusa dengan Teluk Dalam Ibukota Nias Selatan. Bupati Nias Selatan diminta mengalokasikan dana untuk pembangunan jembatan tersebut.

Ketua DPC Partai PIB Nisel S Bu’ulõlõ yang ikut mobilnya harus parkir semalaman akibat ambruknya Jembatan Mejaya tersebut mengatakan, kondisi jembatan Mejaya, Gewa dan Sa’ua sudah sangat memprihatinkan selama beberapa tahun sebelumnya tetapi belum mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Untuk kepentingan masyarakat, diharapkan ketegasan Bupati Nias Selatan Fahuwusa Laia, SH MH secepatnya mengambil langkah-langkah kebijaksanaan memprogramkan pembangunan ketiga jembatan tersebut dan terletak di jalan nasional, papar Bu’ulõlõ.

Diharapkan juga dukungan dari pihak DPRD Nisel untuk pembangunan jembatan tersebut.
Menurutnya, apabila ketiga jembatan tersebut tidak segera diperhatikan pembangunannya oleh pemerintah daerah, maka dalam waktu 1 sampai 2 minggu ke depan kendaraan roda empat jangan harap bisa melewatinya. (SIB, 6 Sep. 2008)

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

September 2008
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930